Pilkada Serentak

Begini Nasib 9 Calon Kepala Daerah yang tak Diizinkan KPK Ikut Pencoblosan

KPK memastikan kepada calon kepala daerah yang kini berstatus tersangka dan ditahan tak mengikuti pencoblosan

Begini Nasib 9 Calon Kepala Daerah yang tak Diizinkan KPK Ikut Pencoblosan
tribunnews
Tahanan KPK 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pencoblosan Pilkada Serentak akan dilaksanakan besok, Rabu (27/6/2018). 

Seperti diketahui, Pilkada Serentak akan dilaksanakan secara serentak di 171 daerah pemilihan. Meliputi 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan memberi izin kepada calon kepala daerah yang kini berstatus tersangka dan ditahan untuk mengikuti pencoblosan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah, menegaskan hal ini, sebagai komitmen yang disampaikan lembaganya sejak awal.  

 "Sejauh ini belum ada preseden sama sekali (tersangka dan terdakwa) keluar tahanan untuk kepentingan itu (coblosan)," kata Febri, Senin (25/6/2018).

Baca: Perseteruan dengan Presiden PKS Sohibu Iman Berlanjut, Fahri Hamzah Datangi Polda Metro Jaya

Baca: LIVE STREAMING: PERSIJA vs PERSEBAYA, Saksikan Laga Seru Sore Ini Pukul 18.30 WIB

Baca: Libur Nasional 27 Juni 2018 saat Pilkada Serentak, Bagaimana Potensi Kecurangan?

 Menurutnya, KPK tidak akan mencampuradukkan urusan pilkada dengan proses hukum.Artinya, pemberantasan korupsi di KPK tetap berjalan seperti biasa tanpa terpengaruh urusan politik.

Setidaknya saat ini ada sembilan tersangka dan terdakwa yang berstatus tahanan KPK. Mereka adalah Calon Bupati Jombang Nyono Suharli, Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Marianus Sae, Calon Bupati Subang Imas Aryumningsih, dan Calon Gubernur Lampung Mustafa.

Kemudian ada Calon Gubernur Sulawesi Tenggara Asrun, Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus, Calon Wali KotaMalang Mochamad Anton, Calon Wali Kota Malang Yaqud Ananda Gudban, dan Calon Bupati Tulungagung Syahri Mulyo.

Artikel ini sudah tayang di tribunnews dengan judul Sembilan Kepala Daerah Tak Direstui KPK Ikut Mencoblos

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved