Pilkada Serentak

Mau Mencoblos Cukup Bawa e-KTP atau Suket ke TPS

Deliserdang mengeluhkan minimnya penyampaian undangan memilih yang disampaikan penylenggara pemilu

Mau Mencoblos Cukup Bawa e-KTP atau Suket ke TPS
Ilustrasi/Tribun
Pilkada 

TRIBUN-MEDAN.COM - Warga Deliserdang mengeluhkan minimnya penyampaian undangan memilih yang disampaikan penylenggara pemilu dengan berbagai alasan.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Deliserdang, Mahruzar menyebut jumlah warga Deliserdang sekitar 1,9 juta. Daftar pemilih potensi mencapai 1,2 jutaan.

Adapun wajib KTP disebut jumlahnya 1,3 juta sudah termasuk TNI/Polri.

"Kalau saat ini sekitar 12 persen lagi dari wajib KTP yang belum mendapatkan. Banyak juga yang sudah terima Suket. Selagi dia sudah melakukan perekaman ya pasti dikeluarka suketnya," kata Mahruzar.

Penjelasan sama disampaikan Ketua KPUD Dairi Sudiarman Manik, yang memastikan warga yang tidak terdata dalam DPT, namun memiliki e-KTP/Suket dapat menggunakan hak suaranya.

"Bagi yang tidak terdata tapi punya e-KTP atau Suket bisa memilih pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB. Terlebih dahulu mendaftar ke KPPS yang ada TPS sebelum pukul 12.00 WIB," kata Sudiarman. 

Baca: Ada yang Tidak Lapor, Korban Selamat KM Sinar Bangun Ternyata 24 Orang, Berikut Rinciannya

Baca: PAN atau Demokrat? Fahri Hamzah Blak-blakan Jawab ke Mana Akan Bergabung

Ia memastikan di setiap TPS akan disediakan surat suara untuk Pilbub Dairi dan Pilgub Sumut sebanyak jumlah DPT dan ditambah jumlahnya sebanyak 2,5 persen.

"Selagi surat suara mencukupi, masyarakat bisa menggunakan hak politiknya. Setiap TPS punya stok surat sebanyak DPT di TPS ditambah 2,5 persen dari total DPT di TPS masing-masing," jelasnya.

KPUD Dairi menetapkan total DPT pada Pilkada Serentak 2018 berjumlah 174.907 pemilih. Angka itu tidak berbeda jauh dengan data kepemilikan e-KTP yang dikeluarkan Disdukcapil Dairi per 8 Juni 2018 yakni sebanyak 172.790 orang.

Bahkan, jumlah DPT Dairi tersebut bisa saja bertambah 12 ribu lebih sesuai dengan Surat Edaran KPU RI No 259 tentang hasil pencermatan pemilih potensial non e-KTP (A.C-KWK), bila Panwaslih Dairi tidak menolak dilakukan perbaikan DPT dalam rapat pleno yang berlangsung 10 Juni 2018.

"Pascapenetapan DPT lalu, ada terdapat belasan ribu pemilih potensial non e-KTP yang kami kirimkan melalui Sidalih (Sistem Data Pemilih). Dan pada 23 Mei 2018 kami terima hasilnya dari KPU RI dan diketahui terdapat 12 ribu pemilih potensial yang langsung dikoordinasikan kepada tim pemenangan pasangan calon bupati dan gubernur," ungkap Komisioner KPUD Dairi Divisi Data, Hartono Maha.

"Setelah Panwaslih menolak. Maka kami akan menjalankan rekomendasi Panwaslih tersebut, yang bagi kami mutlak untuk dijalankan yaitu dengan memasukkan 12 ribu lebih pemilih potensial ke dalam DPT (Daftar Pemilih Tambahan)," kata Hartono. (dra/cr8)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved