Sejak Ada Tol, Kawasan Tanjungmorawa Tidak Separah Dulu

Setelah dibukanya jalur tol Tanjung Morawa-Parbarakan, banyak dampak yang terjadi di kawasan sekitarnya.

Sejak Ada Tol, Kawasan Tanjungmorawa Tidak Separah Dulu
Tribun-Medan.com/Domu D Ambarita
Jalan Tol Kualanamu - Sei Rampah di Sumatera Utara. Foto diambil Minggu (4/2/2018). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Tol Tanjung Morawa, J Simorangkir mengatakan, setelah dibukanya jalur tol Tanjung Morawa-Parbarakan, banyak dampak yang terjadi di kawasan sekitarnya. Jika biasanya kawasan pintu tol Tanjung Morawa begitu padat, namun kini sudah tidak separah dulunya. Kemacetan di sekitaran simpang Kayu Besar Tanjung Morawa akibat antrean kendaraan di pintu tol tidak terjadi lagi terjadi dan tidak separah dulu.

Baca: Tarif Gratis Tol Tanjung Morawa-Parbarakan Lubukpakam Berlanjut

"Sekarang ini sudah aman. Gak ada lagi kepadatan di pintu tol Tanjung Morawa. Ada memang sempat terjadi sedikit kepadatan, tapi bukan di Tanjung Morawa melainkan di Amplas, itu pun malam hari. Kalau sekarang lancar saja," kata J Simorangkir yang juga Kepala Gerbang Tol Amplas dan Bandar Selamat ini, Minggu (24/6/2018).

Kasat Lantas Polres Deliserdang, AKP Imam Alriyudin mengatakan begitu besar dampak setelah dibukanya jalur tol Tanjung Morawa-Parbarakan. Saat ini tidak pernah terjadi lagi kemacetan parah terjadi di simpang Kayu Besar. " Hari ini hari terakhir arus balik mudik, tapi lalu lintas tetap lancar. Ya karena telah dibuka jalur tol itulah makanya sangat membantu kita," kata Imam.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved