Kapolres Deliserdang Sebut Kurir Sabusabu 1,5 Kilogram Tak Tahu Penumpang Wajib Melewati X-Ray

Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan menyebut kalau pada saat itu kedua pelaku ini hendak berangkat menuju Makasar via Jakarta.

Kapolres Deliserdang Sebut Kurir Sabusabu 1,5 Kilogram Tak Tahu Penumpang Wajib Melewati  X-Ray
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan saat memberikan keterangan kepada wartawan Jumat (29/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

 TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Pihak kepolisian hingga saat ini belum dapat berhasil untuk mengungkap siapa pemilik sabusabu seberat 1,5 Kg yang dibawa oleh dua orang kurirnya masing masing Anw (25) dan MHD (34) yang merupakan warga Bireuen, Aceh. Keduanya tertangkap di bandara Kualanamu pada 25 Juni lalu.

Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan menyebut kalau pada saat itu kedua pelaku ini hendak berangkat menuju Makasar via Jakarta. Keduanya merupakan calon penumpang pesawat Citylink.

"Jadi saat melewati X ray tas yang dibawa oleh pelaku ini sempat dicurigai. Setelah dibongkar kemudian ditemukanlah sabu yang dibungkus tiga plastik dan masing-masing beratnya 500 gram. Jadi totalnya itu 1,5 kilogram. Keduanya ini hanya kurir saja," kata Eddy yang menggelar jumpa pers di bandara Kualanamu Jum,at, (29/6/2018).

Disebutkan bahwa kedua tersangka ini sama sekali belum pernah naik pesawat. Maka dari itu kemudian keduanyaa tidak menyangka kalau setiap barang bawaan penumpang itu wajib untuk diperiksa melalui x ray. 

"Mereka sampai di Medan satu hari sebelumnya. Di kawasan Medan mereka diberikan barang oleh seorang pria yang saat ini masih kita kejar. Kendalanya inikan sudah termasuk jaringan ya, jadi mereka juga tau bagaimana (menghilangkan jejak),"kata Eddy didampingi Kasat Narkoba, AKP J Purba. 

Baca: Mayat Anak Kecil di Dasar Danau Mirip Dika Asal Binjai, Jenazah Ibunya Sudah Dimakamkan

 

Baca: Jasad Korban KM Sinar Bangun Masih Utuh, Tergeletak di Dasar Danau Toba

 

Baca: Dua Orang Tewas Tersambar Petir saat Duduk di Warung sambil Main Ponsel

Sejak ditangkap oleh petugas Avsec bandara di area pintu Scurity Chek Point (SCP) I bandara Kualanamu selanjutnya kedua tersangka ini pun sudah ditahan di Mapolres Deliserdang. Keduanya dijerat dengan pasal 112 jo 114 dan 132 Undang Undang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 15 tahun dan maksimal hukuman mati.  

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help