Kapal Tenggelam

Bupati Samosir Rapidin Simbolon Mengaku Bersalah dalam Tenggelamnya KM Sinar Bangun

JR Saragih juga memastikan seluruh pembangunan monumen akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon Mengaku Bersalah dalam Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon saat datang ke Pelabuhan Tigaras dengan menggunakan Feri, Selasa (19/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, TIGARAS - Pencarian 164 korban hilang KM Sinar Bangun dipastikan akan berhenti pada Selasa (3/7/2018). Pada hari penutupan pencarian, pemerintah akan menggelar acara peletakan batu pertama untuk pembangunan monumen tragedi KM Sinar Bangun.

Bupati Simalungun, JR Saragih memastikan sudah ada 100 masyarakat keluarga korban yang setuju untuk pemberhentian. Ia menjelaskan masyarakat juga meminta agae monumen tersebut dibangun sebagai tanda perhentian pencarian.

"Saya sudah jelaskan kepada keluarga korban, alat untuk mengangkat korban ada, tapi butuh waktu satu bulan. Jadi, ada 100 lebih masyarakat yang memutuskan dihentikan tapi diminta dibangun tugu (monumen),"ujar JR Saragih di hadapan Menteri Maritim Luhut Binsar Panjaitan di Posko Basarnas Bencana KM Sinar Bangun di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (2/7/2018).

JR Saragih juga memastikan seluruh pembangunan monumen akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Pihaknya juga tengah berkordinasi dengan yang mempunyai tanah untuk dapat membeli tanah tersebut.

"Seluruh bangunan akan difasilitasi Pemkab Simalungun. Sudah kita rencanakan di situ monumennya. Kita sekarang sedang koordinasi untuk membeli tanahnya,"ujar JR Saragih.

Dalam pertemuan itu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon yang hadir juga memberikan pernyataan.

Rapidin mengaku bahwa kejadian yang menimpa 188 korban tersebut merupakan kesalahan Pemerintah Kabupaten Samosir.

"Pemkab Samosir berasa bertanggung jawab secara moral. Dan ini bagian dari kesalahan kami. Mohon arahan pak (Luhut Binsar Panjaitan),"ujanrya.

Seperti diketahui, kemarin tim pencarian melakukan pertemuan dengan keluarga korban KM Sinar Bangun.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Simalungun mengajak keluarga korban untuk mengikhlaskan kepergian 164 korban yang masih belum ditemukan.(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved