Ini Komentar Panswalih dan KPUD Soal Keabsahan Ijazah Eddy Berutu

Laporan yang dilakukan tiga orang dari tim pemenangan Paslon Dairi Nomor Urut Satu, Depriwanto Sitohang

Ini Komentar Panswalih dan KPUD Soal Keabsahan Ijazah Eddy Berutu
Pimpinan Panwaslih Dairi, Pandapotan Rajagukguk (topi hitam) menerima berkas tuntutan yang diserahkan Koordinator Aksi, Sutan Akbar Sihombing (pakai peci) disela-sela unjuk rasa di depan kantor Panwaslih Dairi, Jalan Pegagan, Sidikalang, Senin (2/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Laporan yang dilakukan tiga orang dari tim pemenangan Paslon Dairi Nomor Urut Satu, Depriwanto Sitohang-Azhar Bintang, Jumat (29/6/2018) lalu dan unjuk rasa yang dilakukan puluhan orang dari kubu yang sama, Senin (2/7/2018) ke kantor Panwaslih Dairi, Jalan Pegagan, Sidikalang, menuntut pengusutan keabsahan ijazah milik Eddy Berutu mendapat tanggapan dari Panwaslih dan KPUD Dairi.

Pimpinan Panwaslih Dairi, Pandapotan Rajagukguk mengatakan sejak pendaftaran di KPUD Dairi pada Januari 2018 lalu, hingga kini pihaknya belum ada menerima salinan berkas dari tim Paslon Nomor Urut 2 dan Paslon Nomor Urut 3.

Sehingga Panwaslih baru mengetahui bila ada perbedaan tempat lahir di tiga ijazah milik Eddy Berutu, mulai dari tingkatan SD hingga SMA.

"Waktu pendaftaran sudah kami minta berkas ke Paslon Nomor Dua, jadi sampai sekarang tidak ada diberikan oleh tim Paslon ke kami. Yang memberikan hanya Paslon Nomor Satu. Sudah disurati juga pada saat pendaftaran di KPU untuk diberikan salinan lengkap ke kami," ungkap Pandapotan di kantor Panwaslih, Senin (2/7/2018).

Ditanya kemungkinan hasil dari laporan dan tuntutan masyarakat, Pandapotan belum berani berkomentar banyak.

"Yang jelas lima hari setelah laporan masuk akan kami proses, dan besok (Selasa) akan keluar hasilnya. Apa hasilnya tunggu saja, karena saya dan kawan-kawan di Panwaslih akan rapat bersama Gakkumdu membahas ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Dairi, Sudiarman Manik menyebutkan berdasarkan PKPU No 3 tahun 2017 tentang Pencalonan disebutkan bahwa penyelenggara pemilu hanya mengklarifikasi ijazah milik Paslon yang mendaftar mulai dari tingkat SMA maupun tingkat pendidikan diatasnya.

Begitu juga dengan ijazah milik Eddy Berutu, KPUD Dairi telah melakukan klarifikasi ke SMA Negeri 3 Bandung.

"Sesuai PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan, kami hanya mengklarifikasi ijazah para Paslon mulai dari SMA sampai pendidikan diatasnya. Untuk sekolah Eddy Berutu di SMA 3 Bandung juga sudah kami datangi dan pihak sekolahnya membenarkan. Eddy Berutu saat mendaftar turut menyertakan ijazah mulai dari SD, dan itu sudah kami scan semua ke KPU RI," jelasnya saat dijumpai di sekretariat KPUD Dairi, Jalan Palapa No 5, Sidikalang.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved