Berstatus Terpidana, Iman Ngotot Daftar Caleg, KPU Deliserdang Sebut Berkas akan Dikembalikan 

Sesuai poin h bahwasanya Bakal Calon (Balon) bukan mantan narapidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi

Berstatus Terpidana, Iman Ngotot Daftar Caleg, KPU Deliserdang Sebut Berkas akan Dikembalikan 
TRIBUN MEDAN/Facebook
Anggota DPRD Deliserdang Iman Hidayat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Anggota DPRD Deliserdang, Iman Hidayat tetap ngotot untuk kembali mendaftarkan diri sebagai anggota legislatif. Meski KPU Deliserdang sudah mengumumkan dan mensosialisasikan macam-macam persyaratan untuk mendaftar namun dirinya berkeyakinan ia masih punya hak untuk mendaftar.

Hal ini tidak terlepas adanya persyaratan yang dikeluarkan oleh KPU sesuai poin h bahwasanya Bakal Calon (Balon) bukan mantan narapidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi.

Iman Hidayat sendiri pada tahun 1994 diketahui pernah terlibat tindakpidana dan dijatuhi vonis oleh Pengadilan Negeri Lubukpakam selama 5 bulan. Politisi PPP ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan perbuatan cabul dengan perempuan yang masih dibawah umur.

Hal ini sesuai dengan kutipan putusan daftar pidana Nomor 237/Pid.B/1994/PN-LP-LD. Kasus ini pun sempat muncul pada tahun 2014 dimana pada saat itu ada warga yang mengadukannya ke KPU Deliserdang.

Ia dianggap tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi anggota DPRD Deliserdang karena ketika mendaftar pertama kali ke KPU ia tidak pernah memberitahukannya ke KPU. Kasus ini baru terhenti setelah Iman Hidayat memenangkan gugatan di tingkat Kasasi Mahkamah Agung ketika menggugat KPU Deliserdang tahun 2016. Atas persoalan ini, Iman pun mengaku sangat kecewa dengan peraturan yang dikeluarkan oleh KPU ini.

“Saya sudah tau memang (terpidana kasus cabul tidak boleh mendaftar). Menurut saya KPU ini sudah melampaui batas kewenangan. Di Undang Undang itu tidak ada seperti itu, itukan adanya di PKPU. Ada saja misalnya yang gugat gugur itu, kenapa ada pelarangan, sementara hak politik kita itu saja tidak pernah dicabut. Kapan coba dicabut?, kan tinggian UU dari pada PKPU, saya sangat tidak sepakat dibuat seperti itu di poin h,”ujar Iman Hidayat Rabu, (4/7/2018).

Baca: Anggota DPRD Deliserdang Ini Marah Disebut Kabur Saat Ada Unjukrasa

Baca: Anggota DPRD Ini Menang Lawan KPU Deliserdang

Komisioner KPU Deliserdang, Arifin Sihombing menyebut pendaftaran calon legislatif (Caleg) DPRD Deliserdang sudah dibuka mulai 4 hingga 17 Juli. Ia menegaskan yang wajib mendaftarkan adalah Ketua dan Sekretaris Partai.

 “Ya memang kalau pernah menjadi terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi tidak boleh. Kalau nanti mendaftar ya pasti akan kita tolak, ya dipulangkan lah berkasnya. Karena memang ketentuannya seperti itu. Kalau hari pertama ini belum ada satu pun partai yang mendaftar ke kita. Ya mungkin saat ini masih persiapan berkas mereka,”kata Arifin.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved