Mengulas Fakta Perempuan Lumpuh Usai Mendapat 'Gigitan Cinta', Simak Penjelasannya!

Ciuman cupang ternyata menyimpan potensi bahaya untuk kesehatan yang menyebabkan stroke

Mengulas Fakta Perempuan Lumpuh Usai Mendapat 'Gigitan Cinta', Simak Penjelasannya!
The Independent
Cupang, ciuman cupang. (The Independent) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sebagian tubuh seorang perempuan warga negara Selandia Baru menderita lumpuh akibat "gigitan cinta" atau cupang di tengkuknya dari pasangan yang sedang kasmaran.

Bahkan, akibat bergairahnya seseorang dalam bercumbu, sering kali bekas ciuman di leher hingga menciptakan bekas yang
tampak jelas dan justru jadi mengganggu penampilan karena bekas kecupan tersebut tidak bisa langsung hilang sekejab.

Tidak disangka pula, kalau ciuman atau kecupan tersebut merupakan salah satu simbolisasi kasih sayang ternyata menyimpan potensi bahaya untuk kesehatan yang menyebabkan trauma fisik.

Saat melakukan ciuman cupang, pastinya ada hisapan disana. Hal tersebut dapat menyebabkan trauma dan sedikit memar dalam pembuluh darah. Setidaknya ada gumpalan pada bagian arteri yang bisa membahayakan kesehatan.

Demikian diungkapkan beberapa dokter di New Zealand Medical Journal, Maret 2017.

Dalam jurnal tersebut, para dokter menuturkan, perempuan yang berusia 44 tahun tersebut mendatangi bagian gawat darurat di Middlemore Hospital di Auckland, tahun lalu.

Ia kehilangan gerak pada lengan kirinya sewaktu menonton televisi.

Para dokter menyimpulkan perempuan itu menderita stroke ringan.

Namun, para dokter tak bisa menemukan penyebabnya sampai mereka menemukan memar vertikal kecil di tengkuk perempuan tersebut di dekat urat nadi besar.

Ternyata, itu adalah "gigitan cinta" atau "hickey" yang ia "terima" beberapa hari sebelumnya.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help