Kapal Tenggelam

Idrus Marham Serahkan Bantuan Rp 3,8 Miliar, Kemensos Fasilitasi Keluarga Korban Ikut PKH dan Rastra

Idrus menyampaikan bantuan ini diberikan berdasarkan data yang disampaikan pihak Basarnas.

Idrus Marham Serahkan Bantuan Rp 3,8 Miliar, Kemensos Fasilitasi Keluarga Korban Ikut PKH dan Rastra
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Menteri Sosial Idrus Marham meninjau keluarga korban KM Sinar Bangun 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUGUN - Menteri Sosial Idrus Marham kembali menemui seluruh keluarga korban KM Sinar Bangun di Kantor Pemerintah Kabupaten Simalungun, Senin (9/7/2018).

Idrus yang hadir dengan mengenakan ulos memberikan bantuan dana dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Sebelum memberikan bantuan, Idrus tampak berbincang dengan keluarga korban yang ditinggalkan. Bahkan, ada keluarga korban yang menangis saat bertemu dengan Idrus. Idrus pun langsung menguatkan keluarga korban.

Idrus menyampaikan Kementerian Sosial memberikan Rp 15 juta kepada 167 keluarga korban dan Rp 2,5 juta bagi 18 keluarga korban yang selamat. Idrus menyampaikan bantuan ini diberikan berdasarkan data yang disampaikan pihak Basarnas.

"Kami tidak melihat manifes atau tudak adanya manifes. Yang penting ada rekom dari pak bupati," ujarnya usai memberikan bantuan secara simbolis kepada keluarga korban.

Idrus menjelaskan Kemensos mengeluarkan anggaran sebesar Rp 3,8 miliar lebih untuk santunan dana keluarga korban KM Sinar Bangun.

Selain memberikan bantuan dana, Idrus juga menyampaikan telah memerintah Bupati Simalungun JR Saragih untuk mendata keluarga korban yang kehilangan tulang punggung keluarga. Keluarga korban tersebut nantinya akan menjadi peserta Keluarga Harapan dan penerima Rastra.

"Lalu bagiamana yang tidak mampu karena tulang punggung keluarga menjadi korban hilang? Tadi sudah saya suruh data agar dimasukkan ke dalam PKH dan penerima rastra,"tambahnya.

Kemensos juga tengah berkordinasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi anak-anak korban.

Seperti diketahui, ada 164 korban hilang dan 3 meninggal dunia dalam kejadian terbaliknya kapal KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba saat menyebrang dari Simanindo Samosir menuju Tigaras Kabupaten Simalungun. Karamnya kapal tersebut karena jumlah muatan kapal melebihi batas. (tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved