Pilkada Serentak 2018

Masih Tunggu Surat MK, KPUD Dairi Belum Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

"Kami, KPU akan tunggu surat resmi dari MK soal ada atau tidak gugatan. Barulah setelah itu kami tetapkan"

Masih Tunggu Surat MK, KPUD Dairi Belum Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Komisioner KPUD Dairi membacakan hasil rekapitulasi penghitungan suara, Senin (8/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Dairi masih menunggu surat resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ada atau tidaknya gugatan yang diajukan para Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati mengenai hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilbub Dairi 2018.

Sehingga KPUD Dairi belum bisa menentukan jadwal pelaksanaan rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih yang akan menjabat untuk periode 2019-2024 tersebut.

"Kami, KPU akan tunggu surat resmi dari MK soal ada atau tidak gugatan. Barulah setelah itu kami tetapkan," kata Komisioner KPUD Dairi, Jenny Ester Pandiangan melalui pesan Whatsapp, Senin (9/7/2018).

Menurutnya berdasarkan aturan setelah pasca-rapat pleno hasil rekapitulasi penghitungan suara untuk Pilgub Sumut dan Pilbub Dairi pada Kamis (5/7/2018) lalu para paslon diberi ruang untuk mengajukan gugatan selama 3x24 jam.

Setelah waktu itu, maka MK terlebih dahulu akan melakukan pengecekan dan kemudian menyurati KPU selaku penyelenggara Pilkada Serentak 2018.

"Sampai jam 17.05 kemarin (Minggu) sore. MK akan menunggu. Kalau tidak ada dari Dairi gugatan ke MK, barulah ditutup. Bukan otomatis tiga hari dari rekap kabupaten," jelas Jenny.

Senada disampaikan Komisioner KPUD Dairi lainnya, Veryanto Sitohang pada Minggu (8/7/2018) malam. Ia mengaku belum mendapat pemberitahuan dari MK perihal ada tidaknya gugatan yang diajukan para paslon peserta Pilbub Dairi kepada KPUD Dairi.

"Belum kami cek. Biasanya ada pemberitahuan dari MK melalui KPU RI. Kami akan nunggu beberapa hari. Kalau tidak ada info, kemungkinan akan kami cek ke sana," ungkapnya.

Sebelumnya, KPUD Dairi telah menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara untuk Pilbub Dairi dalam rapat pleno yang berlangsung di Aula Hotel Beristera, Sitinjo pada Kamis (5/7/2018) lalu.

Pasangan Nomor Urut 1, Depriwanto Sitohang-Azhar Bintang mendapat perolehan suara sebesar 59.228 pemilih. Sedangkan Pasangan Nomor Urut 2, Eddy Berutu-Jimmy Sihombing memeroleh suara sebanyak 86.838 pemilih.

Terakhir Pasangan Nomor 3, Rimso Sinaga-Bilker Purba mendapat total suara sebanyak 1.418 pemilih.

"Jumlah suara sah untuk Pilbub Dairi sebanyak 147.484 pemilih. Yang tidak sah sebanyak 2.344 pemilih dan total pengguna suara sebesar 149.828 pemilih," ujar Ketua KPUD Dairi, Sudiarman Manik ketika itu.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved