Berstatus Buronan Selama 4 Tahun, Narapidana Korupsi Malah Syuting Film Nagabonar Reborn

mantan Plt Kepala Dinas Kehutanan, Lingkungan dan Pertambangan di Kabupaten Pakpak Bharat itu mengaku berperan sebagai figuran dalam film.

Berstatus Buronan Selama 4 Tahun, Narapidana Korupsi Malah Syuting Film Nagabonar Reborn
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE)
Asintel Kejati Sumut Leonard Simanjuntak SH MH (kanan) menanyai buronan kasus korupsi Ir Sujarwo (kiri) saat tiba di salah satu ruangan di Kantor Kejati Sumut tadi malam, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Sujarwo, terpidana kasus korupsi pengadaan konstruksi dan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hybrid (PLTMH) pada APBD Pakpak Bharat tahun anggaran (TA) 2009, yang berhasil ditangkap tim Intelijen Kejati pada Selasa (10/7/2018) malam ternyata sempat menjalani syuting film.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Dairi, Chairul Wijaya menyebutkan mantan Plt Kepala Dinas Kehutanan, Lingkungan dan Pertambangan di Kabupaten Pakpak Bharat itu mengaku berperan sebagai figuran dalam film Nagabonar Reborn.

"Pengakuannya dia, baru-baru ini sempat syuting film jadi figuran di Film Nagabonar Reborn," ungkap Chairul Wijaya di kantor Kejari Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, seusai menjemput buronan dari Kejati Sumut, Rabu (11/7/2018).

Selanjutnya, Sujarwo yang telah buron selama empat tahun tersebut dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas B, Rimo Bunga, Sitinjo Dairi sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) yang menjatuhi hukuman selama 4 tahun penjara.

"Berdasarkan putusan Mahkamah Agung pada 19 Maret 2018, Sujarwo dipidana selama empat tahun dan denda sebesar Rp 200 juta subsidair tiga bulan kurungan," jelasnya.

Baca: Sujarwo, Buronan Kasus Korupsi Pembangkit Listrik Ditangkap Usai Beribadah di Tanjungmorawa

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help