Plt Kadis Kehutanan Phakpak Barat Tertangkap di Deliserdang, Buron Tiga Tahun

Tim gabungan dari Intelijen Kejati Sumatra Utara, kembali berhasil meringkus seorang

Plt Kadis Kehutanan Phakpak Barat Tertangkap di Deliserdang, Buron Tiga Tahun
Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian saat bersama Plt Kadis Kehutanan Phakpak Barat yang Tertangkap di Deliserdang, Setelah Buron Tiga Tahun. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim gabungan dari Intelijen Kejati Sumatra Utara, kembali berhasil meringkus seorang buronan dalam kasus tindak pidana korupsi.

Kali ini, tim yang langsung dipimpin Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak meringkus mantan Plt Kepala Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup dan Pertambangan (Dishuttamling) Phakpak Bharat, Sujarwono yang sudah buron sejak tiga tahun silam.

Sujarwo merupakan terpidana dalam kasus korupsi pelaksanaan pengadaan konstruksi dan instalasi PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hybrid) yang bersumber dari APBD TA 2009 sebesar Rp 800 juta pada Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup Dan Pertambangan Kabupaten Pakpak Bharat.

Sujarwono diringkus di lokasi persembunyiannya di Jalan Mardisan Komplek Kehutanan Provinsi Sumut No. 4 Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli serdang pada Selasa (10/7/2018) malam.

Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan dalam perkara yang telah berkekuatan hukum tetap ini, Sujarwo berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 228.K/Pid.Sus/2014 tanggal (19/3/2014) dihukum selama 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp. 200 juta subsidiair 3 bulan kurungan.

"Keberhasilan penangkapan ini bermula adanya informasi masyarakat kemudian dikembangkan Asintel dengan melakukan pemantauan dan pengintaiane beberapa hari," kata Sumanggar, Rabu (11/7/2018).

"Dan akhirnya ditemukan terpidana berada di Kantor Pemasaran Perumahan Umum di Jalan Aek Pancur, Desa Bandung Rejo Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang," sambungnya.

Masih kata Sumanggar, selama bersembunyi, Sujarwo bekerja dengan temannya Abdi Superto Direktur PT Maju Jaya Mitra Abadi.

"Terhadap DPO telah dilakukan pemanggilan yang patut menurut hukum sebanyak 3 kali. Namum DPO tidak mengindahkan sehingga statusnya telah ditetapkan DPO oleh Kejari Dairi sejak tahun 2015," jelas Sumanggar.

Rencananya siang hari ini, tim Intelijen Kejati Sumut akan langsung menyerahkan terpidana ke pihak Kejari Dairi untuk pelaksanaan eksekusi. (cr9/tribun-medan.com)

PERBARUI BERITA LAINNYA  

Alicia Aylies dan Mbappe
Alicia Aylies dan Mbappe (Kolase Instagram)

 Prancis Vs Belgia, Miss Prancis 2017 Kekasih Kylian Mbappe Ini Jadi Sorotan, Berikut Foto-fotonya!

 SELAMAT! PRANCIS Menuju Juara Dunia: Gol Samuel Umtiti! Belgia Tersingkir di Semifinal

 Ahok Berpeluang Dapat Remisi 17 Agustus dan Bisa Bebas dari Penjara Bulan Depan 

 Kalau PKS Ngotot Calon Anies - Aher, Gerindra: Silakan Cari Partai Pengusung

 

 

KM Roma Parsaulian nyaris karam tak jauh dari Pantai Horsik Danau Toba, Kabupaten Toba Samosir
KM Roma Parsaulian nyaris karam tak jauh dari Pantai Horsik Danau Toba, Kabupaten Toba Samosir (TRIBUN MEDAN/HO/Basarnas)

Detik-detik Kapal Angkut Puluhan Orang Diselamatkan saat Terombang-ambing di Danau Toba

Kapal Rombongan Pesta Nyaris Tenggelam di Danau Toba, Ini Foto dan Videonya

Diduga Terkait Investigasi Kasus Judi Kepala Badan Pemprov, Kaca Mobil Wartawan Ini Dipecahkan OTK

 Video Penggerebekan Diduga Main Judi Pj Wali Kota Padangsidempuan Cs, Loh Begini Jawaban Polda!

 Perampok BTPN Gunakan Senjata Api, Kabur Menggunakan Mobil Berwarna Hitam, Tonton Video. . 

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved