Ahok Tunggu Bebas Murni, tak Ajukan Pembebasan Bersyarat

Pihak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa mengusulkan pembebasan bersyarat asalkan telah menjalani dua per tiga masa pidana.

Ahok Tunggu Bebas Murni, tak Ajukan Pembebasan Bersyarat
istimewa
AHOK 

TRIBUN-MEDAN.COM - Adik Basuki Tjahaja Purnama, Fifi Lety Indra mengatakan, kakaknya tidak akan mengajukan dan mengambil pembebasan bersyarat.

Fifi mengatakan, pria yang akrab disapa Ahok itu lebih memilih bebas murni.

"Hari ini ramai WA (WhatsApp) dan telepon semua tanya hal ysng sama, apa betul sebenarnya Pak Ahok bisa bebas bersyarat bulan Agustus? Jawabnya iya benar, tetapi beliau @basukibtp putuskan untuk tidak ambil. Biar tunggu sampai bebas murni saja," tulis Fifi lewat akun Instagram @fifiletytjahajapurnama, Rabu (11/7/2018). 

Baca: Alasan Sandiaga Uno Ingin Bertemu Ahok hingga Ingin Meminta Saran

Fifi mengatakan, memang belum ada hitung-hitungan pasti mengenai kapan Ahok bisa mengikuti pembebasan bersyarat.

Berdasarkan perhitungannya, pembebasan bersyarat sudah bisa diikuti Agustus.

Adapun syarat untuk mengikuti proses itu adalah harus menjalani dua per tiga masa pidana. Waktu pembebasan bersyarat juga tidak boleh lebih dari tiga bulan.

Baca: Aneh, Tak Kunjung Deklarasikan Capres, Prabowo Mengaku Sudah Kantongi Kandidat Cawapresnya

Fifi mengatakan, orang lain bisa saja berdebat mengenai kapan Ahok bisa bebas murni. Namun, hal yang pasti, Ahok tidak akan mengikuti proses pembebasan bersyarat.

"Soal hitungan bebas murni nantilah awal Agustus sudah dapat kepastian hitungannya, karena tergantung dapat remisi berapa bulan, barulah saya postlagi ya di sini," tulis Fifi.

"Oh ya bagi yang ngotot sudah hitung-hitung ya, aku pikir daripada berandai-andai kita tunggu saja hitungan yang pasti di Agustus," tambah dia.

Baca: Terungkap Fakta Baru KM Lestari Maju Tak Alami Kebocoran Lambung Kapal, Kok Bisa Karam?

Menurut dia, berdasarkan prosedur, pihak Ahok bisa mengusulkan pembebasan bersyarat asalkan telah menjalani dua per tiga masa pidana.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help