Alamak

Badan Intelijen Israel 'Mossad' Gelar Operasi Rahasia dan Gagalkan Upaya Pembunuhan Pemimpin Arab

Badan intelijen Israel, Mossad, diklaim telah berhasil mengagalkan hingga lebih dari 160 percobaan pembunuhan yang menargetkan pemimpin Arab.

Badan Intelijen Israel 'Mossad' Gelar Operasi Rahasia dan Gagalkan Upaya Pembunuhan Pemimpin Arab
Twitter.com
Tentara wanita Isreal (kiri) PM Israel dan Presiden Turki (kanan) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Badan intelijen Israel, Mossad, diklaim telah berhasil mengagalkan hingga lebih dari 160 percobaan pembunuhan yang menargetkan pemimpin Arab.

Melansir dari Middle East Monitor, klaim tersebut disampaikan seorang jurnalis Kurdi di Israel, Mahdi Majeed, yang mengaku mendapatkan informasi tersebut dari dokumen intelijen rahasia yang belum diungkapkan.

Disampaikan Majeed, melalui akun media sosial twitter miliknya, pada Senin (9/7/2018), tanpa bantuan dari Mossad; hampir setengah dari pemimpin Arab saat ini dan di masa lalu telah terbunuh.

"Hari ini, saya telah melihat dokumen intelijen yang akan segera dirilis. Singkat kata, berdasarkan dokumen tersebut Mossad telah menggagalkan hingga lebih dari 160 upaya pembunuhan yang menargetkan mantan pemimpin Arab, terutama terhadap pemimpin Arab saat ini," tulis Majeed.

Namun tidak diungkapkan secara rinci kapan pastinya upaya percobaan pembunuhan yang telah digagalkan tersebut, maupun cara intelijen Israel menggagalkannya. 

Dalam postingan sebelumnya, Majeed juga mengunggah sebuah foto saat bersama dengan Menteri Intelijen Israel, Yisrael Katz.

"Menantikan pengungkapan rahasia eksklusif untuk pertama kalinya mengenai negara-negara Arab secara umum dan kawasan teluk secara khusus," tulis Majeed bersama foto tersebut yang dilansir dari Kompas.com, Kamis (12/7/2018).

Sebagai badan intelijen milik Israel, Mossad disebut telah menjalin hubungan secara formal dengan sejumlah lembaga intelijen di negara-negara Arab pada umumnya, termasuk dengan Yordania, Mesir, Maroko dan beberapa negara di kawasan Teluk Arab.

Gelar operasi rahasia untuk selamatkan jam tangan

Jam tangan milik mata-mata legendaris Mossad, Eli Cohen (kanan), dilaporkan berhasil dibawa pulang dalam sebuah operasi rahasia.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved