Kapal Tenggelam

Gunakan Kapal dan Speedboat Basarnas Tetap Cari Korban KM Sinar Bangun

Tetapi Basarnas masih terus melakukan pemantauan di kawasan Danau terbesar di Asia Tenggara ini, tanpa ada waktu ditentukan.

Gunakan Kapal dan Speedboat Basarnas Tetap Cari Korban KM Sinar Bangun
Tribun medan
Bangkai sepeda motor ditemukan oleh tim Basarnas dari KM Sinar Bangun yang tenggelam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Operasi pencarian seluruh korban Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, sudah berakhir.

Tetapi Basarnas masih terus melakukan pemantauan di kawasan Danau terbesar di Asia Tenggara ini, hingga waktu yang ditentukan.

Kepala Kantor SAR‎ Medan, Budiawan mengatakan timnya tetap melakukan pemantauan di Danau Toba.

"Bila ada ditemukan jenazah dari korban KM Sinar Bangun. Tapi sampai sekarang belum ada ditemukan jenazah penumpang kapal nahas itu," kata Budianto, Kamis (12/7/2018).

"Pemantauan masih kita lakukan di Pos Pemantau Parapat di Danau Toba‎ untuk korban KM Sinar Bangun sampai saat ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Budiawan mengatakan timnya tetap beroperasi pematauan tersebut, dilengkapi dengan peralatan sejumlah kapal dan spead boot. Pemantau akan berakhir kapan tidak tahu, karena masih menunggu dari Basarnas di Jakarta.

"Pemantau dilakukan untuk mengantisipasi bila ada informasi dari masyarakat atas ditemukan jenazah korban dan benda-benda lainnya dari KM Sinar Bangun. Pokoknya kita terus memantau," ujar Budiawan.

Baca: Tersangka Kasus KM Sinar Bangun, Kadishub Nurdin Siahaan Jalani Pemeriksaan Perdana di Polda Sumut

 

Baca: Kejati Sumut Sebut Perkara KM Sinar Bangun Mendapat Penanganan Khusus, Sumanggar: Ini Kasus Nasional

Perlu diketahui, selama proses pencarian korban hilang KM Sinar Bangun yang dilaksankaan sejak 18 Juni hingga di tutup pada 3 Juli 2018, tim SAR gabungan baru berhasil mengevakuasi 24 orang.

Dimana, 21 orang berhasil selamat dan 3 orang meninggal dunia. Serta 164 orang masih dinyatakan hilang di perairan Danau Toba tersebut.

Dalam kasus karamnya KM Sinar dengan kondisi kelebihan muatan itu. Polda Sumut juga sudah menetapkan 5 orang tersangka, yakni ‎Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan, Nakhoda Kapal Sinar Bangun, Poltak Soritua Sagala, Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, Golpa F Putra.

Kemudian, Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Kabupaten Samosir, Rihad Sitanggang dan anggota Kapos Pelabuhan Simanindo, Karnilan Sitanggang.

(cr9/tribun-medan.com). 

UPDATE BERITA POPULER LAINNYA

Kolinda Grabar Kitarovic memeluk para pemain Timnas Kroasia di ruang ganti.
Kolinda Grabar Kitarovic memeluk para pemain Timnas Kroasia di ruang ganti. ()

 

Presiden Cantik Peluk-Rangkul Pemain Kroasia, Foto Berbikini Viral Ternyata Model Panas Amrik

Presiden Cantik Tak Segan Peluk Pemain Telanjang Dada, Kroasia Juara Piala Dunia Selangkah Lagi

 Pesan Ibu Tien sebelum Kejatuhan Presiden Soeharto: Tolong Sampaikan Kepadanya . . .

 Kroasia Lolos ke Final Piala Dunia Bertemu Prancis, Mandzukic Hancurkan Harapan Inggris

 Ahok Mau Jadi Presiden? Terkuak 3 Hal yang Akan Dilakukan Usai Keluar Penjara

Hailey Baldwin & Justin Bieber
Hailey Baldwin & Justin Bieber (Lifestyle UG)

 Punya Istri, Pak Kapolres Ajak Jalan-Jalan Polwan Malam Hari, hingga Terjerat Kasus Selingkuh

Cincin Lamaran Justin Bieber Saja Rp 3,5 M, Nih Rinciannya Kekayaannya yang Berlimpah

 Polisi Sebut Perampok Bank BTPN Tahu Posisi CCTV, Tatan: Kita Dalami Dugaan Keterlibatan Orang Dalam

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved