News Analysis

KPK Sengaja Bikin 'Sport Jantung' di Sumut, Seharusnya 38 Anggota Dewan Ditahan Bersamaan

KPK tampaknya sengaja membuat "sport jantung" kepada para tersangka yang belum ditahan.

KPK Sengaja Bikin 'Sport Jantung' di Sumut, Seharusnya 38 Anggota Dewan Ditahan Bersamaan
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Rooslynda Marpaung (kanan) dan Rinawati Sianturi 

Nuriyono
Pengamat Hukum Sumatera Utara, mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Medan

Nuriyono
Nuriyono ()

TRIBUN-MEDAN.com-BERTAHAP tapi pasti, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan satu per satu dari 38 anggota DPRD Sumatera Utara berstatus tersangka sejak Maret 2018.

KPK tampaknya sengaja membuat "sport jantung" kepada para tersangka yang belum ditahan.

Tindakan KPK ini juga bisa menjadi terapi kejut bagi anggota DPRD provinsi lain terkait dengan perilaku-perilaku korupsinya.

Pemanggilan tersangka oleh penyidik KPK satu per satu sebenarnya sudah menyandera, tentu menyebabkan psikologis yang berat bagi mereka.

Seharusnya, 38 nama anggota DRPD yang ditetapkan tersangka ditahan secara bersamaan.

Baca: Suap DPRD Sumut, Giliran Dua Anggota Fraksi Demokrat Ditahan KPK

Dalam rangka penegakan hukum, kita sepakat dan mengapresiasi kerja KPK. Tapi di sisi lain, menurut saya, KPK juga harus memerhatikan psikologis para tersangka.

Bukan berarti, dia sudah menjadi tersangka, dalam penegakan hukumnya KPK sesuka hati. Jangan begitu. Para tersangka seharusnya dipanggil dan ditahan secara bersamaan waktunya.

Baca: Kasus Suap Gatot, Muslim Simbolon dan Helmiati Ditahan KPK

Saya pikir, KPK sudah melakukan pelanggaran HAM dengan menyandera tersangka dengan ketidakpastian hukum ditahan atau tidak. Sebab, secara psikologis, sudah pasti sangat menganggu. Bisa saja para tersangka menjadi gila dan labil emosinya.

Lantas bagaimana proses hukum bagi para mantan anggota DPRD yang kita ketahui menerima suap dan telah mengembalikannya?

Baca: Inilah Foto-foto Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, dan Rijal Sirait saat Ditahan KPK

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help