Nova Zein Tampak Tenang, JPU Menuntut Tiga Tahun Delapan Bulan Penjara

JPU menuntut terdakwa otak kasus penggelapan dan penipuan mobil mewah dengan modus rental Nova Zein selama tiga tahun delapan bulan penjara.

Nova Zein Tampak Tenang, JPU Menuntut Tiga Tahun Delapan Bulan Penjara
TRIBUN MEDAN/CHANDRA
Nova Zein tampak tertunduk saat menjalani sidang perdana di PN Medan, Senin (7/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pada lanjutan sidang penggelapan ratusan mobil dengan pelaku utama Nova Zein kembali digelar dengan agenda mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Emmy SH dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara diruang Cakra 8 Pengadilan Negeri Medan Kamis (13/7/18).

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Jonggi Simanjuntak, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa otak kasus penggelapan dan penipuan mobil mewah dengan modus rental Nova Zein selama tiga tahun delapan bulan penjara.

"Terdakwa Nova Zein terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dan penipuan, meminta karenanya kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjatuhkan hukuman tiga tahun delapan bulan penjara," ujar JPU Kejatisu Emmy SH

Tak ada terlihat raut penyesalan dan kesedihan. Nova Zein terlihat tenang saat JPU membacakan tuntutan untuk dirinya.

Dalam nota tuntutan Jaksa Penuntut Umum juga meminta tiga terdakwa jaringan Nova Zein yang didakwa dalam berkas terpisah (split) yakni Chairul Bariyah alias Cece dituntut 3 tahun, Usman dituntut 2 tahun enam bulan dan Pulungan dituntut dua tahun penjara.

"Berdasarkan fakta - fakta berupa keterangan para saksi dan bukti di persidangan mereka dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 372 dan 378 KUHPidana jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana," tegas JPU.

Menanggapi tuntutan JPU, kuasa Hukum Chairul Bariyah alias Cece mengungkapkan rasa kecewa.

"Tuntutan terhadap klien saya terlalu tinggi," ujar Tomy. Tomy berujar akan memanfaatkan pledoi (pembelaan) yang rencananya digelar Senin depan.

Sementara itu korban Shinta dan Iskandar yang ditanya tanggapannya usai persidangan mengaku tidak begitu kecewa dengan tuntutan Jaksa. "Sepertinya tuntutan itu sudah lumayan ya, sebab maksimal ancaman hukumannya juga kan cuma 4 tahun, ujar Shinta.

Hingga kasus bergulir, Pengadilan Negeri Medan masih akan menyidangkan tiga terdakwa lainnya yakni Jefri, Dedy dan Andika yang merupakan anggota kepolisian. Ketiganya didakwa menjadi penadah pada kasus penggelapan mobil yang dilakukan Nova Zein cs.

(cr15/tribun-medan.com) 

***

UPDATE BERITA POPULER LAINNYA

Pasangan suami istri Fandi Barita Sitanggang dengan Dame boru Siringoringo di GKPS Kongsi Laita Simalungun, Kamis (12/7/2018). Fandi merupakan seorang penderita disabilitas.
Pasangan suami istri Fandi Barita Sitanggang dengan Dame boru Siringoringo di GKPS Kongsi Laita Simalungun, Kamis (12/7/2018). Fandi merupakan seorang penderita disabilitas. (Tribun Medan / Tommy Simatupang)

 Foto-foto Mengharukan Pernikahan Penyandang Disabilitas Fandi Sitanggang dengan Dame Siringoringo

 Pacaran 15 Bulan, Fandi Sitanggang, Penyandang Disabilitas yang Mampu Luluhkan Hati Dameria

 Punya Istri, Pak Kapolres Ajak Jalan-Jalan Polwan Malam Hari, hingga Terjerat Kasus Selingkuh

Cincin Lamaran Justin Bieber Saja Rp 3,5 M, Nih Rinciannya Kekayaannya yang Berlimpah

 

 

Bachtiar Nasir dan Tuan Guru Bajang (TGB)
Bachtiar Nasir dan Tuan Guru Bajang (TGB) (Tribun Medan)

 Inikah Sosok Cawapres Jokowi? Ucapan Ustaz Bachtiar Dihentikan Usai Bahas TGB di Forum Ulama Dunia

 Pesan Ibu Tien sebelum Kejatuhan Presiden Soeharto: Tolong Sampaikan Kepadanya . . .

 Ahok Mau Jadi Presiden? Terkuak 3 Hal yang Akan Dilakukan Usai Keluar Penjara

 KPK Sengaja Bikin Sport Jantung di Sumut, Seharusnya 38 Anggota Dewan Ditahan Bersamaan

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved