Penjabat Gubernur Tidak Tahu Anak Buahnya Digerebek Main Judi tapi Akui Panggil Soal Urusan Kantor 

Eko membantah dan tidak mengetahui penangkapan tersebut.Padahal Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumut membenarkan video tersebut.

Penjabat Gubernur Tidak Tahu Anak Buahnya Digerebek Main Judi tapi Akui Panggil Soal Urusan Kantor 
Tribun Medan/Satia
MTQ Nasional ke XXVII tahun 2018 dibuka di Hotel Santika Dyandra, Jalan Raden Saleh, Kota Medan, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUNMEDAN.com, MEDAN-Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara Eko Subowo membantah dan menyuruh untuk menanyakan langsung kepada Polda Sumut terkait diduga video pengerebekan pejabat eselon dua di hotel berbintang, di Kota Medan.

"Tanya ke Polda langsung ya, jangan sama saya, saya tidak tau masalah itu," ucap Pj Gubernur Sumut Eko Subowo, kepada Tribun-Medan.com, Kamis (12/7/2018).

Eko membantah dan tidak mengetahui penangkapan tersebut, padahal Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumut melalui, Kabid Humas Tatan Dirsan membenarkan video tersebut.

Namun, dalam keterangan soal pengerebekan yang dilakukan, tidak menemukan berupa alat tukar (uang) dalam berjudi. Tapi kepolisian menemukan beberapa kartu joker masih dalam keadaan terbungkus.

Serta sebuah kantong plastik berwarna merah, dalam video tersebut, diangkut seorang pria mengenakan baju putih, hingga saat ini belum diketahui apa isinya.

Pj Gubernur Sumut ini kemudian mengatakan, belum mengetahui, dan menunggu hasil dari kepolisian bagiamana kelanjutanya.

Baca: Ombudsman Minta Polisi Tindak Pejabat yang Diduga Bermain Judi, Abyadi: Jangan Tumpul ke Atas

Baca: Video Penggerebekan Diduga Main Judi Pj Wali Kota Padangsidempuan Cs, Loh Begini Jawaban Polda!

"Tergantung hasil temuannya seperti apa, kan Polda yang menyelidikan, benar apa tidak proses pengerebekan tersebut, yang penting saya tidak tau," ucapnya.

Kemudia awak media menanyakan, soal pemanggilan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) yang bersangkutan, yaitu Sarmadan ke Kantor Gubernur, pada beberapa waktu lalu. Lalu Eko menyampaikan, memang benar ada pemanggilan tetapi tidak membahas itu.

"Itu soal lain, soal keberatan pajak PT Inalum, mereka keberatan pajak. Meminta keringanan pajak, yang ditangaani Kadispenda, bukan masalah penangkapan, ya bukan itu," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintahan Provinsi Sumatera Utara mendapatkan berita hangat, di mana beredarnya video diduga Penjabat Wali Kota Padangsidempuan, tertangkap sedang bermain judi dengan kartu joker.

Dalam video berdurasi 01.20 menit kurang lebih, terlihat beberapa orang tengah duduk saat seorang Polisi berpakaian preman melakukan pengerebekan.

Suasana dalam video itu terlihat, Pj Wali Kota Padangsidempuan Sarmadan, tengah duduk paling sudut kanan, dengan mengenakan kemeja hitam. Saat Polisi berpakaian preman itu melakukan pengerebekan, ia hanya duduk terdiam.

(Cr19/tribun-medan.com) 

UPDATE BERITA POPULER LAINNYA

Kolinda Grabar Kitarovic memeluk para pemain Timnas Kroasia di ruang ganti.
Kolinda Grabar Kitarovic memeluk para pemain Timnas Kroasia di ruang ganti. ()

 Presiden Cantik Tak Segan Peluk Pemain Telanjang Dada, Kroasia Juara Piala Dunia Selangkah Lagi

 Pesan Ibu Tien sebelum Kejatuhan Presiden Soeharto: Tolong Sampaikan Kepadanya . . .

 Kroasia Lolos ke Final Piala Dunia Bertemu Prancis, Mandzukic Hancurkan Harapan Inggris

 Ahok Mau Jadi Presiden? Terkuak 3 Hal yang Akan Dilakukan Usai Keluar Penjara

AHOK
AHOK (istimewa)

 Punya Istri, Pak Kapolres Ajak Jalan-Jalan Polwan Malam Hari, hingga Terjerat Kasus Selingkuh

Cincin Lamaran Justin Bieber Saja Rp 3,5 M, Nih Rinciannya Kekayaannya yang Berlimpah

 Polisi Sebut Perampok Bank BTPN Tahu Posisi CCTV, Tatan: Kita Dalami Dugaan Keterlibatan Orang Dalam

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help