Home »

Sumut

Pilpres 2019

Mantan Cawagub Ungkap Alasan Beralih Mendukung Jokowi, Pengikut Prabowo saat Pilpres 2014

"Kita dulu mendukung Pak Prabowo, dan hingga saat ini kita sangat menghormati beliau sebagai seorang tokoh nasional," kata RE.

Mantan Cawagub Ungkap Alasan Beralih Mendukung Jokowi, Pengikut Prabowo saat Pilpres 2014
RE Nainggolan 

TRIBUN-MEDAN.com- Tokoh masyarakat Sumut, yang merupakan pendukung Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014, RE Nainggolan, secara terbuka menyatakan mengalihkan dukungan kepada Joko Widodo untuk maju di periode kedua, 2019-2024.

RE Nainggolan bahkan membentuk dan menggerakkan organisasi Nusantara Untuk Jokowi (N4J), menggalang dukungan bagi Jokowi.

“Setiap langkah yang kita ambil tentu punya pertimbangan rasional. Kita dulu mendukung Pak Prabowo, dan hingga saat ini kita sangat menghormati beliau sebagai seorang tokoh nasional."

"Akan tetapi, di sisi lain, kita melihat sendiri dahsyatnya kerja pembangunan di berbagai bidang yang dilakukan Pak Jokowi, dan oleh karena itu, kita membulatkan tekad untuk mendukung beliau di periode kedua,” kata Sekda Provinsi Sumut 2008-2010 ini, di Medan, Kamis (12/7/2018).

Pria yang pernah menjadi Bupati Tapanuli Utara ini menjelaskan, dalam menilai seseorang yang paling penting dikedepankan adalah rasionalitas dan obyektivitas. Bukan suka atau tidak suka.

“Begitu hasil pilpres diumumkan KPU, dikuatkan keputusan MK, maka kontestasi pilpres selesai. Seluruh anak bangsa, termasuk juga Pak Prabowo saat itu, menerima hasilnya. Mulai saat itu pula, Pak Jokowi membuktikan dirinya adalah pemimpin bagi semua, bukan hanya bagi orang yang memilihnya,” katanya.

Rustam Effendy Nainggolan lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, 21 November 1950. Ia akrab disapa RE Nainggolan.

Pada pemilihan gubernur Sumut 2013, RE Nainggolan maju sebagai Calon Wakil Gubernur mendampingi Amri Tambunan (BUpati Deliserdang). Pasangan nomor urut 4, ketika itu diusung Partai Demokrat.

Sebelum ikut kontestasi politik, jabatan terakhirnya adalah Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara.

RE menjelaskan, buktinya Jokowi menempatkan diri sebagai presiden bagi semua adalah perhatian yang sangat besar bagi semua daerah, termasuk di mana dia dulu “dikalahkan”.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help