Tommy Soeharto Jawab Mata Najwa Soal Kehidupan Dibayangi Cap Napi Pembunuhan Hakim

Tommy Soeharto pernah mendekam di balik jeruji besi penjara karena terbukti menjadi dalang pembunuhan hakim Syafiuddin Kartasasmita.

Tommy Soeharto Jawab Mata Najwa Soal Kehidupan Dibayangi Cap Napi Pembunuhan Hakim
Tommy Soeharto dalam program Mata Najwa. 

TRIBUN-MEDAN.com-Presenter Najwa Shihab mengunjungi kediaman keluarga Cendana dan mewawancara putra bungsu HM Soeharto, Hutomo Mandala Putra untuk program Mata Najwa.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari unggahan akun YouTube @NajwaShihab yang berjudul "Mata Najwa Part 1 - Siapa Rindu Soeharto: Tommy Soeharto & Kasus Pembunuhan."

Diketahui, saat ini Hutomo Mandala Putra atau lebih dikenal sebagai Tommy Soeharto yang memutuskan untuk terjun di dunia politik juga turut ambil bagian dalam Pemilu 2019 melalui Partai Berkarya.

Najwa kemudian menyinggung mengenai kasus pembunuhan yang pernah menjerat putra bungsu Presiden Soeharto tersebut.

Tommy Soeharto pernah mendekam di balik jeruji besi penjara karena terbukti menjadi dalang pembunuhan hakim Syafiuddin Kartasasmita.

Akibat tindakan tersebut, Tommy divonis penjara 15 tahun oleh hakim pada 2002 silam.

"Saya mau tanya soal kasus pembunuhan mas Tommy, embel-embel narapidana pembunuhan, itu sebagai ketua umum partai, berat tidak sih embel-embel napi pembunuhan itu Mas," tanya Najwa.

Menjawab pertanyaan Najwa, Tommy Soeharto mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Karena dirinya kini sudah selesai menjalani vonis dan menjadi rakyat biasa.

"Saya kira tidak (embel-embel napi pembunuhan), karena itu memang sudah dijalankan secara hukum, dan secara hukum juga sudah bebas, dan MK sudah memutuskan yang sudah bebas vonis dianggap masyarakat biasa lagi," kata Tommy.

"Nah kalau ada masyarakat yang mengkait-kaitkan dengan itu ya boleh-boleh saja, itu hak mereka," sambung Tommy.

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved