Gunawan Diringkus Polisi, Karena Melakukan Pemerasan

Gunawan (23) warga Jalan Sireau, Perumnas Mandala, Kota Medan ditangkap Unit Reskrim Polsek Percut Seituan

Gunawan Diringkus Polisi, Karena Melakukan Pemerasan
Gunawan (23) warga Jalan Sireau, Perumnas Mandala, Kota Medan ditangkap Unit Reskrim Polsek Percut Seituan karena telah melakukan pemerasan kepada korban bernama Apredy Sitanggang (34) warga Jalan Gambir, Gang Sadikin, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (14/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Frengki Marbun

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gunawan (23) warga Jalan Sireau, Perumnas Mandala, Kota Medan ditangkap Unit Reskrim Polsek Percut Seituan karena telah melakukan pemerasan kepada korban bernama Apredy Sitanggang (34) warga Jalan Gambir, Gang Sadikin, Kecamatan Medan Tembung.

Pelaku ditangkap petugas karena memeras korban dengan meminta uang ratusan ribu.

"Pelaku meminta uang kepada korban sejumlah Rp 900 ribu. Menurut pengakuan korban, ia telah memberi uang 900 ribu kepada pelaku. Namun, Gunawan kembali meminta uang dengan jumlah yang sama," ucap Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri.

Penyebab pelaku memeras korban, karena pada saat itu Sabtu, ( 14/7/2018) sekitar pukul 10.30 WIB, di Jalan Garuda Kecamatan Percutseituan, Apredy hendak membawa tempurung kelapa di dalam sebuah mobil pick up, namun pelaku tidak memperbolehkan korban membawa barang tersebut.

"Pelaku pada saat itu tidak memperbolehkan korban membawa tempurung kelapa, dan meminta uang dengan alsan pelaku adalah anggota SPSI. Kemudian korban keberatan karena pertama sudah memberi uang kepada pelaku," ucapnya lagi .

Karena telah melakukan pemerasan dengan meminta uang, petugas menangkap pelaku untuk diproses secara hukum.

"Petugas menangkap pelaku, karena terbukti melakukan pemerasan. Petugas juga menyita barang bukti berupa kuitansi tanda terima uang, dan mobil pick up jenis Suzuki Carry warna biru BK 9984 CO," ungkap Faidil.

Gunawan yang diketahui belum memiliki pekerjaan ini, ditahan polisi karena terbukti melakukan pemerasan.

"Pelaku ditahan dan telah melanggar pasal 368 dengan ancaman 9 tahun penjara," pungkas Faidil.

(Cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Frengki Marbun
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved