Pedagang Sebut Revitalisasi Pasar Timah Kemauan Pengembang, Bingung Disuruh Pindah ke Lahan PT KAI

Tempat pindah sementara yang akan digunakan pedagang selama masa revitalisasi, menurut Ahmad, merupakan bangunan tanpa IMB di atas tanah milik PT KAI.

Pedagang Sebut Revitalisasi Pasar Timah Kemauan Pengembang, Bingung Disuruh Pindah ke Lahan PT KAI
Tribun Medan /Liska Rahayu
Spanduk-spanduk yang menyuarakan penolakan pemindahan pedagang dipasang di Pasar Timah, Jumat (13/7/2018). Pedagang menolak pindah karena menilai Pasar Timah masih layak.  

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pedagang Pasar Timah Jalan Timah, Sei Rengas menolak relokasi yang dilakukan pengembang terhadap tempat dagang mereka. Hal ini dikarenakan, menurut Ketua Forum Pedagang Pasar Timah, Ahmad, tempat tersebut masih layak dan tidak perlu relokasi.

Selain itu, tempat pindah sementara yang akan digunakan pedagang selama masa revitalisasi, menurut Ahmad, merupakan bangunan tanpa IMB di atas tanah milik PT KAI.

"Ini sebenarnya kemauan pengembang, ada kemauan investor yang mau bangun. Cuma kan mereka mau buat apa, kita enggak tahu. Pedagang masih menganggap tempat ini layak," ujar Ahmad saat ditemui di Pasar Timah, Sabtu (14/7/2018).

Ahmad mengatakan, pedagang merasa tempat mereka belum perlu ada revitalisasi. Jika ada yang ingin dilakukan, menurut Ahmad, lebih baik merenovasi pasar agar lebih indah.

"Karena kalau mau bangun pasar modern juga kurang cocok. Selama ini pasar juga berdiri di atas badan jalan. Hak pengelolaan lahan harus dibuat yang jelas. Jangan nanti pedagang sudah direlokasi ke bangunan tanpa IMB, di kemudian hari disusahin lagi," katanya.

Baca: Dirut PD Pasar Minta Pedagang Mengerti dan Harus Pindah, Rusdi: Pasar Timah Sudah Tidak Layak 

Ahmad mengatakan, pemindahan para pedagang ke bangunan tanpa IMB di atas tanah milik PT KAI didukung oleh Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Padahal, tanah tersebut bukan milih PD Pasar. Hal ini membuat pedagang merasa ditipu.

"PD Pasar bilang, bangunan ini bukan punya mereka. Jadi kenapa disuruh pedagang pindah? Katanya cuma sementara, tapi lihatlah bangunannya, mana mungkin sementara. Selama ini PD Pasar mendukung relokasi, jadi kita merasa ditipu terus. Oleh Pemko Medan, PD Pasar, investor," jelasnya.

Baca: Gus Dur: Hanya 3 Polisi Jujur, yakni Polisi Tidur, Patung Polisi dan HOEGENG!

 

Baca: Dapat Ijazah SMA, JOSS Sudah Deklarasi Susi Pudjiastuti Jadi Cawapres Jokowi

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan, pedagang sebenarnya tidak ingin ribut. Namun karena ada pemberitahuan Pasar Timah akan direlokasi, hal tersebut berimbas pada pembeli. Pembeli jadi tak mau datang lagi ke Pasar Timah.

Halaman
12
Penulis: Liska Rahayu
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help