Wakil Wali Kota: Medan Harus Dibangun Kreatif Oleh Kaum Muda

Kota Medan sebagai kota masa depan akan dimiliki oleh orang-orang yang memiliki ide-ide kreatif, karena Medan dimasa lalu juga

Wakil Wali Kota: Medan Harus Dibangun Kreatif Oleh Kaum Muda
Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menghadiri Kumpul Kreatif 2.0 di Gardenia Resto Jalan Dr Mansyur. Akhyar mengatakan, sudah saatnya Kota Medan dibangun kreatif oleh generasi muda. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Kota Medan sebagai kota masa depan akan dimiliki oleh orang-orang yang memiliki ide-ide kreatif, karena Medan dimasa lalu juga dibangun oleh orang-orang kreatif.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat Kumpul Kreatif 2.0 diinisiasi oleh Medan Creative Project di Gardenia Resto Jalan Dr Mansyur.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menggerakkan Kota Medan sebagai Kota Kreatif.

“Sudah saatnya Medan dibangun dengan pemikiran-pemikiran yang kreatif, dibangun dengan budaya-budaya inovatif yang berasal dari warga Medan khususnya para kaum muda," ujar Akhyar, Sabtu (14/7/2018).

Dia mengatakan, filosofi Medan Rumah Kita adalah menanamkan kepercayaan diri serta membangkitkan spirit dan semangat warga Medan agar mempunyai rasa memiliki, rasa bangga dan tidak minder jika berhadapan dengan kota-kota lainnya.

Membangun Kota Medan tidak hanya membangun secara fisik dan infrastruktur saja namun juga jiwa dan batin, sehingga ke depannya warga Medan lebih bangga menyatakan “Aku Anak Medan”.

Akhyar juga mengajak kepada seluruh kreator-kreator yang berhadir untuk terus menelurkan karya-karya yang dapat membanggakan Kota Medan.

Hal tersebut karena Akhyar menganggap, jika para kreator mencintai profesinya dan melahirkan kreasi seni dan budaya, tentunya akan lebih mengangkat nama Kota Medan ke kancah nasional maupun manca negara.

“Pemerintah Kota Medan siap memfasilitasi. Silakan pergunakan taman-taman Kota Medan sebagai tempat berdiskusi dan menelurkan karya kreatif anak muda Medan. Begitu juga dengan konten-konten wisata yang dapat dipromosikan melalui berbagai media tentunya juga dikemas dengan sentuhan kreatifitas para video maker misalnya," katanya.

Akhyar menambahkan, dengan demikian semua lapisan masyarakat dengan profesinya dapat berkontribusi terhadap penciptaan Medan sebagai kota kreatif.

Sebagai informasi, ditambahkan Akhyar, Taman Bina Budaya yang tanahnya milik Pemko Medan dan gedungnya milik Pemprovsu, kemungkinan dalam tahun ini akan dikembalikan menjadi milik Pemko Medan. Diharapkan pemanfaatan Taman Bina Budaya dapat lebih maksimal lagi.

Acara ini juga diisi dengan pembacaan puisi “Akulah Medan” oleh seniman ternama asal Medan Teja Purnama dan dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan M Husni, sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Zulfahri Ahmadi, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Medan Said Chaidir, Founder Medan Creative Project Andreas, penulis Buku Critical Eleven Ika Natasha, dan seluruh creator Kota Medan.

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved