Home »

News

» Jakarta

Mangara Pardede, Eks Wali Kota Jakarta Pusat, Ungkap Kronologi Anies Mencopot Dirinya

Yang saya masalahkan selama ini saya belum terima keputusan gubernur yang asli, hanya saya di WhatsApp dipensiunkan," kata Bambang.

Mangara Pardede, Eks Wali Kota Jakarta Pusat, Ungkap Kronologi Anies Mencopot Dirinya
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (3/8/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com -  Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memproses pencopotan pejabat Eselon II Pemprov DKI yang diduga melanggar prosedur. 

"Ada (pejabat) yang mengadu. Ada yang keberatan, masak enggak ada," kata Asisten Komisoner Bidang Pengaduan dan Penyelidikan KASN Sumardi, Senin (16/7/2018).

Ia mengatakan, sejumlah prosedur harus dijalani sebelum mencopot seorang pejabat dari posisinya. 

"Pencopotan jabatan itu hukuman berat, kan, kalau hukuman berat, kan, ada proses pemanggilan, pemeriksaan, dan sebagainya. Prosedur itu, kan, harus dilalui," ujar Sumardi.

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, menceritakan bagaimana dirinya baru tahu dicopot dari jabatannya satu malam sebelum pelantikan wali kota yang baru.

Ketika itu, dia dihubungi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu (4/7/2018) malam.

"Saya ditelepon tanggal 4 malam, sekitar pukul 21.25 saya ditelepon. Kemudian besok siang pukul 14.00 WIB langsung ada pelantikan," ujar Mangara ketika dihubungi, Senin (16/7/2018).

Pelantikan wali kota dan pejabat eselon II lainnya memang berlangsung keesokannya yaitu 5 Juli 2018.

Mangara kemudian menceritakan apa saja yang disampaikan Anies melalui telepon itu. Kata dia, Anies mengatakan bahwa akan melakukan penyegaran wali kota Jakarta Pusat esok hari.

Mangara langsung menyatakan siap dicopot pada saat itu.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help