Korban Terluka Bertambah, Polisi Amankan 16 Terduga Pelaku Demo Rusuh di Taput

Polres Taput mengamankan 16 orang terduga pelaku demo rusuh atas protes penanganan Panwaslih terhadap dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pilkada Taput

Korban Terluka Bertambah, Polisi Amankan 16 Terduga Pelaku Demo Rusuh di Taput
HO
Brigadir Togu Hutasoit saat dirawat, setelah mendapat lemparan dari massa pendemo yang anarkis di Panwaslih Taput, Senin (16/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com-MEDAN-Polres Tapanuli Utara (Taput) mengamankan 16 orang terduga pelaku demo rusuh atas protes penanganan Panwaslih terhadap dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pilkada Taput, yang mengakibatkan kerusakan Kantor Panwaslih Taput dan dua personil polisi luka.

"Sebanyak 16 terduga pelaku telah diamankan di Polres Taput," ungkap Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, seperti dilansir antaranews, Selasa (17/7/2018)

Adapun terduga pelaku demo rusuh, masing-masing berinisial TH, LH, RP, BT, SS, VG, SH, TS, MH, PH, CR, LP, TH, DS, JH, dan RH, sedangkan polisi yang terluka yakni Brigadir Togu Hutasoit dan Harris Matondang.

Sebelumnya dalam demo anarkis yang dilakukan ratusan orang di Kantor Panwaslih Taput, pada Senin (16/7/2018) dikabarkan hanya satu personil polisi yang mengalami luka-luka.

Baca: Satu Personil Polisi Terluka Akibat Kerusuhan Pilkada Taput

Polisi mengalami luka-luka karena dilempari batu oleh pengunjuk rasa yang membawa peti mati dan membakar ban di tengah jalan. Aksi demo tanpa izin yang berujung rusuh itu mengakibatkan kantor Panwaslih Taput mengalami kerusakan.

Kantor Panwas Taput dipenuhi batu setelah aksi demo pendukung cabup kalah
Kantor Panwas Taput dipenuhi batu setelah aksi demo pendukung cabup kalah (ist)

Akibat demo rusuh ini kaca jendela kantor Panwaslih pecah,dan dinding bagian atasnya jebol, karena lemparan batu dan bom molotov dari pendemo yang melakukan aksi memblokir Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) Sipoholon–Tarutung.

Baca: Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada Taput Dihentikan Bawaslu, Begini Reaksi Tim JTP-Frends

Namun saat ini kata Walpon Konsentrasi massa sudah tidak ada lag sehingga situasi sudah dalam keadaan aman dan kondusif. Namun, pihak polres Taput yang dibantu sejumlah personil dari polres Humbahas, polres Tobasa, dan Dit Sabhara Polda Sumut tetap melakukan pengamanan guna mencegah adanya aksi susulan.

Kapolres Taput, AKBP Horas Marasi Silaen juga membenarkan bahwa situasi di Taput sudah kondusif. Sejumlah orang yang terlibat aksi itu telah diamankan. “Aman dan kondusif. Ada 17 (orang yang diamankan) dan ditangani Polda Sumut,” kata AKBP Horas Marasi Silaen.

Baca: Diduga Curang di Pilkada Taput, Kuasa Hukum JTP-FRENDS Laporkan Nikson ke Sentra Gakkumdu

Menanggapi permasalahan ini, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa saat ini kondisi sudah kondusif. "Jadi saat ini kondisi di Taput sudah kondusif," kata Tatan.

Baca: Pilkada Taput Disebut Curang, Hingga Panwaslih Diintimidasi dan Surat Suara Ada Tercoblos Duluan

Terkait adanya laporan bahwa ada sekitar 16 orang yang ditangkap seperti yang dikatakan oleh Kapolres Taput, Tatan belum berani membenarkannya. "Kalau infonya per kemarin masih lima yang diamankan, tapi coba saya cek lagi ya. Karena saat ini masih terus penyelidikan," ujar Tatan.

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rahmawaty Rasahan menjelaskan bahwa anggota maupun staf yang bertugas di Panwaslih Taput tidak ada yang terluka. “Yang terluka itu polisi yang melakukan penjagaan melekat ke Ketua Panwaslih Taput," ujarnya. (cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved