Rugikan Negara Rp 599 Juta, Mantan Direktur Perusahaan Daerah Taput Ini Divonis Setahun

Mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Industri dan Pertambangan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) divonis satu tahun penjara.

Rugikan Negara Rp 599 Juta, Mantan Direktur Perusahaan Daerah Taput Ini Divonis Setahun
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Sidang vonis korupsi proyek pembangunan pemecah batu kabupaten Tapanuli Utara dengan terdakwa Supratman Sitompul dan Andi Alfison 

Laporan Wartawan Tribun/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Supratman Sitompul, mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Industri dan Pertambangan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) divonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan kurungan serta dibebankan membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 599 juta subsidair 1 bulan kurungan.

Vonis terdakwa Supratman Sitompul diungkapkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan yang diketuai Saryana.

Hakim menilai terdakwa Supratman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek pembangunan industri pemecah batu (Stone Crusher) dengan dana penyertaan modal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015 senilai Rp2,13 miliar terbukti melakukan korupsi sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 599 juta lebih.

Selain Supratman Sitompul, terdakwa lainnya yakni Andi Alfison Pendapotan Purba selaku Direktur Perencanaan dan Operasional Perusahaan Daerah Industri dan Pertambangan Tapanuli Utara serta sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) pada sidang yang digelar di ruang Cakra IX, Pengadilan Negeri (PN) Medan turut mendapatkan vonis yang sama dari Hakim Saryana.

"Kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU R.I No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU R.I No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU R.I No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana," pungkas hakim Saryana

Menanggapi putusan sidang yang digelar Rabu sore (18/7/18) tersebut, baik kedua terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Taput, Dina yang sebelumnya menuntut masing-masing terdakwa selama 1,6 tahun denda Rp50 juta subsidair 3 bulan dan membebankan UP sebesar Rp 599 juta subsidair 1 bulan menyatakan pikir-pikir.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved