Duh, Ibu-ibu Unjuk Rasa Desak Kejari Usut Dua Pejabat Siantar

“Kami menduga bahwa banyak penggelembungan dana untuk setiap proyek yang dilakukan oleh BPBD Kota Siantar,” katanya.

Duh, Ibu-ibu Unjuk Rasa Desak Kejari Usut Dua Pejabat Siantar
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Para ibu melakukan demo di depan Kantor Kejari Siantar, Kamis (19/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Para ibu meminta Kejaksaan Negeri untuk memeriksa dua pejabat di Pemerintah Kota Siantar. Masa yang tergabung dalam Gerakan Muda Peduli Hukum ini menilai Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Daniel Siregar dan Mantan Dirut PDAM Tirtauli Badri Kalimantan diduga melakukan penggelembungan dana tahun 2016-2018.

Demikian disampaikan Mulyadi Syafri di depan Kantor Kejari Siantar, Kamis (19/7/2018). Amatan tribun-medan.com, ibu-ibu datang berteriak dengan menggunakan pengeras suara.

“Kami menduga bahwa banyak penggelembungan dana untuk setiap proyek yang dilakukan oleh BPBD Kota Siantar,” katanya.

Sementara, untuk mantan Direktur Utama PDAM Tirtauli, para ibu menyebutkan selama ini PDAM melakukan pengutan biaya perawatan meter untuk seluruh pelanggan yang ada. Tetapi, katanya, PDAM tidak pernah melakukan perawatan disetiap meteran air.

“Perawatan meteran Rp 5.500 per meteran, bila dikalikan dengan jumlah seluruh pelanggan maka jumlahnya cukup besar. Kenyataan di lapangan, PDAM tidak pernah melakukan perawatan meteran,” ujar para ibu sembari bersorak.

“Kita awali dengan aksi ini dulu, dalam waktu dekat ini kita akan sampaikan aduan kita secara resmi ke Kejaksaan Negeri Kota Siantar,” tambahnya.

Sementara, Kasi Intel Kejari Hary Palar yang menemui massa mengatakan akan menerima aspirasi massa. Katanya, akan bekerja secara profesional sesuai dengam koridor.

"Kita akan bekerja sesuai dengan koridor yang ada, kita akan maksimalkan dan bekerja secara profesional,” pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved