Semoga Menginspirasi Kaum Muda, Pakpak Bharat Gelar Bakti Budaya Sambut Hari Jadi Ke-15

Uskup Agung Medan, Mgr Anicetus B Sinaga, dalam khotbahnya, menyampaikan tiga pedoman umat Katolik.

Semoga Menginspirasi Kaum Muda, Pakpak Bharat Gelar Bakti Budaya Sambut Hari Jadi Ke-15
Tribun-medan.com/ Pemkab Dairi
Bakti Budaya - Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu dan Uskup Agung Medan, Mgr Anicetus B Sinaga saat hadir dalam kegiatan Syukuran Bakti Budaya menyongsong Hari Jadi ke-15 Pakpak Bharat di Lapangan Salak, Minggu (22/07/2018). 

TRIBUN-MEDAN.com - Rangkaian kegiatan diawali pawai warga dan drum band yang bergerak dari Gereja Katolik Santa Lusia Salak di Jalan Lae Trondi menuju Lapangan Napasengkut, Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, menyebut kegiatan ini digelar sebagai perwujudan rasa syukur atas perkembangan Pakpak Bharat sebagai kabupaten muda di Sumatera Utara.

Pakpak Bharat resmi menjadi  kabupaten pada 28 Juli 2003, sebagai pemekaran dari Kabupaten Dairi.

"Selama lima belas tahun ini Kabupaten Pakpak Bharat telah tumbuh dan berkembang. Tentu patut kita syukuri bersama. Lebih dari itu, diharapkan pula, kegiatan ini dapat inspirasi bagi warga Pakpak Bharat, terutama kaum muda, untuk selalu cinta pada budaya dan meneladani kehidupan spiritualis sebagaimana dicontohkan oleh Yang Mulia Uskup Agung Medan," ujarnya.

Baca: Rumah Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov, Ruhut Sitompul Bereaksi

Baca: Hotman Paris Peluk dan Goyang Bersama Siti Badriah, Tanyakan Apa Sudah Bawa Bikini?

Baca: 3 BUMN Buka Lowongan Kerja, Inilah Syarat dan Ketentuannya bagi Kamu yang Berminat

Baca: Semakin Berani Tunjukkan Rasa Cintanya, Marion Jola Unggah Foto Memeluk Ayahnya

Baca: Ini Dia 5 Aplikasi Canggih di Android yang Tak Kamu Temukan di Playstore, Fungsinya Keren

Baca: Kamar Penjara Eks Wali Kota Medan Rahudman dan Bupati Batubara Jadi Sasaran Utama Penggeledahan

Syukuran Bakti Budaya dihadiri oleh Keuskupan Agung Medan Mgr (baca: monsinyur) Anicetus B Sinaga, dan sejumlah tokoh Katolik di Pakpak Bharat.

Uskup Agung Medan Mgr Anicetus B Sinaga OFMCap, dalam khotbahnya, menyampaikan tiga hal yang menjadi pedoman umat Katolik.

Pertama, Bhinneka Tunggal Ika, berarti biarpun berbeda-beda tetap satu jua.

"Penghayatan Pancasila adalah kesatuan tidak merusak kepelbagain, dan kepelbagaian tidak merusak kesatuan," ucapnya.

Baca: Meski Belum Dapat Restu Ibunda, Eza Gionino Mantap Nikahi Kekasihnya, Lihat Foto-foto Pernikahannya

Baca: Pemalak Sopir Boks Tujuh Kali Beraksi Bersama Istri, Begini Nasibnya Sekarang

Baca: Iis Dahlia Bereaksi Keras atas Sindiran Fatin Lubis, Anak Ini Harus Dididik Sopan Santun

Baca: Menteri Susi Tak Sengaja Bersua Nelayan di Tengah Laut, Langsung Borong Udang Seharga Rp 1 Juta

Baca: Napak Tilas Kisah Sintong Pandjaitan dan Kehebatan Kopassus Meladeni Suku Terasing dan Barbar

Baca: Ingat Viral Foto Gadis dengan Bulu Mata Membeku? Dia Posting Kembali Foto Tak Terduga

Kedua, Katolik harus membawa damai dan persaudaraan kepada sesama warga negara maupun pemerintah.

Umat Katolik, sebut uskup, mesti menjadi bagian dari solusi.

"Ketiga, Katolik harus menjadi landasan persaudaraan di bumi Indonesia, tidak boleh menimbulkan perselisihan, melainkan membawa cinta kasih," kata Uskup.

Baca: Sampah WhatsApp Penuh, Begini Nih Cara Mudah Membersihkannya tanpa Harus Menghapus File Penting

Baca: 5 Bencana Maha Dahsyat di Dunia, Dua di Antaranya Terjadi di Indonesia

Baca: Melihat Penampakan Kamar Mewah 500 Juta yang Dibayarkan Suami Inneke di Lapas Sukamiskin

Baca: Ibu Kandung Bunuh Bayi Kembarnya di Kamar Mandi, Buah Hati Hasil Hubungan dengan Mantan Pacar

Baca: Inilah 3 Cara Penguburan Kuno yang Tak Biasa, Menjalin Mayat-mayat hingga Dikubur secara Berdiri

Baca: 7 Fakta Mencengangkan di Dunia, Hiu Berumur 500 Tahun hingga Ayam Hidup tanpa Kepala

Baca: Gatot Nurmantyo Mengaku Lakoni 3 Jimat dari Jenderal Sudirman

Pemuka agama Katolik Pakpak Bharat, Pastor Kardiaman Simbolon OCarm, dalam kesempatan yang sama menuturkan kaitan budaya Pakpak Bharat dengan perjalanan dan perkembangan sejarah Katolik.

Acara Syukuran ini juga dihadiri Anggota DPRD Sumut, Jenny Berutu, Ketua DPRD Kabupaten Pakpak Bharat, Sonny Berutu, anggota DPRD Pakpak Bharat, M Said Darwis Boangmanalu, serta sejumlah Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Pakpak Bharat.

Sebelumnya, pada Sabtu (21/7), berkaitan dengan kegiatan yang sama turut digelar pembinaan terhadap para ibu di Kabupaten Pakpak Bharat, dan berlangsung di Gereja Paroki Santa Lusia, Salak.

Baca Juga Berita Terkait:

Bedah Buku Kisah Sukses Dana Desa, Bupati Remigo: Kepala Daerah Perlu Menginspirasi

 Bupati Remigo Berutu Usung Strategi Baru untuk Memajukan Pendidikan di Pakpak Bharat

 Pakpak Bharat Raih Peringkat Pertama LPPD, Bupati Remigo: Ini Kado Terindah Jelang HUT Ke-15

(cr8/Tribun-medan.com) 

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved