Disebut 3 Alasan TGB Mundur dari Partai Demokrat, Hingga Pengamatan 4 Tahun untuk Mendukung Jokowi

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi yang dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang ( TGB) resmi mengundurkan diri

Disebut 3 Alasan TGB Mundur dari Partai Demokrat, Hingga Pengamatan 4 Tahun untuk Mendukung Jokowi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi memberikan sambutansaat acara pembentukan Aliansi Strategis Alumni Universitas Al-Azhar Mesir dan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk 'Bangun Bangsa', di Jakarta, Rabu (21/2/2018) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi yang dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang ( TGB) resmi mengundurkan diri sebagai kader Partai Demokrat.

"Benar. Saya sudah mundur sejak beberapa hari lalu," ujar TGB melansir Kompas.com, Rabu (26/7/2018).

Menurutnya, surat pengunduran diri sudah dikirim ke Amir Syamsuddin selaku Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, beberapa hari lalu.

Namun, mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut enggan mengungkapkan secara rinci alasan mundurnya dari Demokrat.

"Alasan pribadi," ujar dia.

Amir sendiri mengonfirmasi bahwa TGB mengirim surat kepada dirinya. Namun, ia tidak mengetahui apa isi surat tersebut.

"Jadi memang ada surat Pak TGB yang dititipkan ke saya. Tapi saya tidak baca isinya. Saya bilang juga ke dia (TGB) saya tidak akan baca isinya. Saya langsung serahkan ke DPP," ujar Amir, Senin (24/7/2018).

Saat ditanya mengapa Amir tidak membaca surat TGB terlebih dahulu sebelum meneruskannya ke DPP Demokrat, ia menjawab, "surat itu bukan ditujukan kepada saya."

Pengamat: Ada tiga alasan TGB mengundurkan diri dari Partai Demokrat

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menilai, ada tiga alasan mengapa Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) keluar dari Partai Demokrat.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help