Pencapaian Laba Tahun 2017 Melebihi 100 Persen, Bank Sumut Penuhi Target Porsi PAD Provsu

Bank Sumut telah memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara. Pada Tahun Buku 2017

Pencapaian Laba Tahun 2017 Melebihi 100 Persen, Bank Sumut Penuhi Target Porsi PAD Provsu
TRIBUN MEDAN/Risky Cahyadi
Costumer Service Prioritas sedang memberikan informasi kepada nasabah. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Sumut telah memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara. Pada Tahun Buku 2017, pencapaian laba bersih sebesar Rp 630,01 miliar. 

Dari pencapaian laba itu, porsi untuk Pemprovsu sesuai besaran sahamnya secara total mencapai Rp 277,481 miliar atau tercapai 100,4 persen dari Rencana P.APBD Tahun 2017 sebesar Rp 276,372 miliar. 

Dari porsi laba itu, sebesar Rp175,25 miliar atau 60 persen disetorkan ke kas Pemrovsu sebagai dividen tunai, dan selebihnya sebagai setoran modal Pemprovsu sebesar Rp 102,23 miliar.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Perusahaan PT. Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar, Kamis (26/7/2018), menanggapi pemberitaan seputar penilaian terhadap kinerja Bank Sumut yang mengemuka pada Pemandangan Umum Anggota Dewan terhadap Ranperda tentang LPJ APBD Provsu Tahun Anggaran 2017.

Disebutkan, keputusan RUPS Bank Sumut Tahun Buku 2017 menyetujui penggunaan laba tahun 2017 yaitu Rp 630,01 miliar untuk didistribusikan dengan perincian sebagai dividen tunai sebesar 60 persen atau Rp 378 miliar yang disetorkan sebagai PAD masing-masing  pemegang saham, sedangkan 35 persen menjadi modal disetor untuk penguatan modal bank, serta cadangan umum sebesar 5 persen.

Khusus modal disetor, Syahdan menjelaskan, RUPS menyepakati mekanismenya, yakni penyetoran ke rekening Kas Daerah akan dilaksanakan setelah nilai investasi modal dicantumkan dalam APBD masing-masing, dan selama proses atau mekanisme tersebut belum terlaksana, maka saldo modal disetor tetap dicatat pada neraca bank.

Mekanisme modal disetor ini dapat menjelaskan mengapa modal disetor Provsu sebesar Rp 102,23 miliar belum tercantum sebagai nilai investasi dalam APBD karena belum adanya Perda untuk penyetoran modal saham Pemprovsu. 

“Dana modal disetor Pemprovsu masih berada pada neraca Bank Sumut dan belum dapat disetorkan ke rekening Kas Daerah karena sesuai kesepakatan RUPS harus menunggu terbitnya Perda penyertaan modal. Jadi, tidak ada kaitannya dengan soal kinerja Bank Sumut. Jelas Bank Sumut sudah mencapai target laba, sedangkan Ranperda penyertaan modal menunggu pengesahan,” Syahdan seraya berharap Pemropsu dapat menyegerakan Ranperda Penyertaan Modal ke Bank Sumut guna mendukung penguatan modal yang digunakan untuk ekspansi bisnis yang lebih besar sehingga nantinya berpotensi meperbesar pencapaian laba Bank Sumut.

Selama ini kinerja laba Bank Sumut terus menunjukkan trend peningkatan.  Pada tahun 2016, Bank Sumut meraih laba bersih Rp 584,500 miliar atau naik 25,7 persen dibanding posisi tahun 201 sebesar Rp464,9 miliar. 

Pada tahun buku 2017, laba bersih kembali  meningkat sebesar Rp 45,51 miiar atau tumbuh 7,8 persen dari tahun buku 2016 sebesar Rp 584,50 miliar.(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved