PSMS Ingin Balas Dendam di Kandang, Pelatih Bali United Menanggapi Enteng Begini!
di laga pembuka putaran satu, skuat Ayam Kinantan harus takluk di Stadion I Wayan Dipta dengan skor 1-0
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjamu Bali United di pekan 18 Liga 1, PSMS Medan mengusung misi balas dendam di laga yang berlangsung, Sabtu (28/7/2018) di Stadion Teladan, Medan.
Baca: Kehilangan Lilipaly dan Bachdim Kontra PSMS, Pelatih Bali United Tetap Optimistis Dapat Poin
Baca: Tak Gentar Lawan Bali United, Pelatih PSMS Janjikan Ini untuk Suporter dan Penonton
Pasalnya, di laga pembuka putaran satu, skuat Ayam Kinantan harus takluk di Stadion I Wayan Dipta dengan skor 1-0 oleh gol Stefano Lilipaly.
Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro enteng menjawab bahwa membalas kekalahan adalah hal yang wajar dalam sebuah kompetisi liga.
Namun ia menjelaskan bahwa tidak ada yang bisa menentukan secara pasti siapa yang bisa menang dan yang kalah dalam sebuah pertandingan.
"Ya itu hal yang wajar (balas kekalahan) namun tidak etis jika bahasanya balas dendam, mungkin balas kekalahan bisa. Tapi ya tetap kita apresiasi karena ini sepakbola, tim hanya bisa merencanakan namun siapa yang menang dan yang kalah itu ditentukan di akhir laga," cetusnya saat konfrensi pers di Kebun Bunga, Medan, Jumat (27/7/2018).
Baca: Bersua PSMS Medan, Bali United Bawa 20 Pemain Tanpa Bachdim dan Lilipaly
Namun, Widodo menegaskan bahwa timnya tidak akan membiarkan skuat asuhan Peter Butler ini untuk memenangkan pertandingan dengan mudah. Bahkan ia berambisi bisa mencuri poin bahhkan memenangkan pertandingan.
"Target kita adalah mencuri poin bahkan memenangakan pertandingan, kami sudah datang dan pasti kami udah siap," pungkasnya.
(cr10/tribunmedan.com)