Beasiswa Diberhentikan hingga Mahasiswi DO dari IPB, Ombudsman Panggil Kadisdik Simalungun

Ombudsman menyurati Kampus IPB untuk mengaktifkan kembali Arnita sebagai mahasiswi IPB.

Beasiswa Diberhentikan hingga Mahasiswi DO dari IPB, Ombudsman Panggil Kadisdik Simalungun
ABYADI Siregar 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara telah menerima pengaduan Lisnawati (43) tentang pemutusan beasiswa terhadap anaknya oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun. Sehingga, anaknya Arnita Rodelina Turnip dikeluarkan dari Kampus IPB.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar mengatakan telah menyurati Kampus IPB untuk mengaktifkan kembali Arnita sebagai mahasiswi IPB. Ia memohon IPB memberikan waktu untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Saya juga bicara langsung dengan Wakil Rektor IPB agar dibantu untuk diaktifkan. Sampai Ombudsman menangani kasus ini. Sekarang sudah diaktifkan kembali. September nanti dia (Arnia) masuk kembali. Tapi tetap harus bayar tunggakan uang kuliah,"ujarnya via seluler, Minggu (29/7/2018).

Abyadi mengungkapkan belum mendapatkan informasi yang benar dari Dinas Pendidikan Simalungun terkait penghentikan beasiswa.

Sebelumnya, Ombudsman telah mengundang Dinas Pendidikan Simalungun, tetapi yang hadir hanya Kasubag TU dan Umum Eva Nali Surbakti.

Untuk itu, Ombudsman akan kembali memanggil Kepala Dinas Pendidikan Simalungun paa 31 Juli 2018. Ia memastikan jika nanti bersangkutan tidak hadir, maka akan dilakukan penjemputan paksa.

“Jadi, bila terlapor tidak memenuhi panggilan Ombudsman RI tiga kali berturut-turut tanpa alasan yang sah, maka Ombudsman RI dapat menghadirkan secara paksa dengan meminta bantuan kepolisian. Kita berharap, Pemkab Simalungun kooperatif,”ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Resman Saragih saat ditanyai tentang ini mengatakan mengetahui akan dipanggil lagi pada 31 Juli nanti. Resman beralasan sedang mengumpulkan data untuk menjawab hal tersebut.

"Sesuai laporan staf saya, bahwa tanggal 31 pihak kami di undang lagi oleh pihak Ombudsman.
Saat ini kami melengkapi data lanjutan untuk disampaikan. Kami mohon bersabar dulu agar dokumen bisa kami siapkan lebih lengkap," ujarnya seraya tak menjawab apa alasan menghentikan beasiswa.

Saat disinggung, tentang staf yang hadir tak bisa memberikan jawaban pasti, Resman tak memberikan jawaban.

Seperti diketahui, Pemkab Simalungun memberhentikan Beasiswa Utusan Daerah (BUD) terhadap Arnita Rodelina Turnip. Arnita yang merupakan siswa berprestasi diputus bantuan Rp 1 juta per enam bulan dan Rp 11 juta uang kuliah per semester sejak 2016.

Penghentian ini dinilai tidak berdasarkan perjanjian. Padahal, Arnita tidak melakukan kesalahan ssperti penuruanan IPK atau perilaku yang melanggar.

Ibunya yang bekerja sebagai petani telah mencoba menanyakan ini ke Bupati, tetapi malah disuruh melapor ke Polres. Langkah Arnita di IPB pun terhenti dan kini berjualan sembari kuliah di kampus swasta.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved