Viral Medsos

Keputusan Ahok Tolak Bebas Bersyarat Sangat Bijaksana, Berikut Alasannya Diungkap Rustam Ibrahim

Rustam menilai bahwa keputusan Ahok untuk menolak bebas bersyarat sebuah sikap bijaksana.

Keputusan Ahok Tolak Bebas Bersyarat Sangat Bijaksana, Berikut Alasannya Diungkap Rustam Ibrahim
istimewa
AHOK 

TRIBUN-MEDAN.COM - Direktur LP3ES, Rustam Ibrahim memberikan padangan pribadinya terkait keputusan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang menolak bebas bersyarat.

Hal itu dia tuliskan melalui akun Twitter @RustamIbrahim pada Senin (30/7/2018).

Dalam cuitan tersebut, Rustam menilai bahwa keputusan Ahok untuk menolak bebas bersyarat di bulan Agustus adalah sebuah sikap yang bijaksana.

Menurutnya, Ahok tidak ingin menambah keriuhan politik jelang Pilpres 2019.

"Sikap Ahok yang menolak bebas bersyarat bulan Agustus ini sangat bijaksana. Tampaknya dia tidak ingin menambah KERIUHAN politik menjelang Pilpres, yang segera mulai. Kalau Ahok keluar nanti April 2019, dia menunaikan "hukuman"-nya 100% tanpa menawar-nawar," tulisnya.

Diketahui, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Andika D Prasetya memastikan pembebasan bersyarat bagi Ahok bisa diajukan bulan Agustus ini.

"Jadi posisinya Pak Ahok itu benar bahwa bulan Agustus jatuh tempo dua pertiga, itu artinya Agustus itu beliau sudah bisa mendapat pembebasan bersyarat apabila persyaratan administratif terpenuhi," ujar Andika yang dilansir dari Kompas.com (grup Tribun-Medan.com), Rabu (11/7/2018).

Tepatnya, Ahok bisa mendapatkan pembebasan bersyarat pada 19 Agustus 2018. Andika mengatakan, pembebasan bersyarat merupakan hak setiap narapidana.

Namun untuk mendapatkannya, narapidana harus mengikuti tahapan terlebih dahulu.

Prosesnya juga harus dilaporkan ke Direktorat Jenderal Permasyarakatan.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help