Siswa SMP Ditemukan Tewas Masih Mengenakan Headset, dari Kupingnya Keluar Darah
Kabar duka datang dari SMPN 2 Semen, Kabupaten Kediri, di mana salah satu siswinya, SA, ditemukan meninggal dunia secara mendadak.
TRIBUN-MEDAN.com-Kabar duka datang dari SMPN 2 Semen, Kabupaten Kediri, di mana salah satu siswinya, SA, ditemukan meninggal dunia secara mendadak.
Pelajar yang berasal dari Desa Kedak, Kecamatan Semen itu meninggal dengan kondisi telinganya mengeluarkan darah.
Ditambah dengan headset yang masih melingkari kepalanya dan tersambung dengan ponsel.
Musibah tersebut terjadi pada Minggu (29/7/2018) siang hari.
Dilansir dari Tribun Surabaya, nenek SA yang diketahui bernama Suwarni (55) menyatakan jika cucunya terlihat sehat seperti biasanya.
Suwarni bahkan sempat menyiapkan makan siang untuk cucunya.
SA kemudian makan dan istirahat, sementara nenek dan ibunya pergi ke balai desa.
Namun saat sang nenek pulang sekitar dua jam kemudian, Ia menemukan cucunya sudah tidak bernyawa.
Kejadian mendadak tersebut, tentu saja menarik perhatian banyak warga sekitar yang kemudian ikut menengok jenazah SA.
Salah seorang tetangga mengaku, melihat ada darah di telinga sebelah kanan SA dan ada lebam biru di telinga itu.
Kematian mendadak SA tidak dilaporkan oleh keluarga kepada aparat kepolisian untuk diselidiki.
Kepala Sekolah SMPN 2 Semen, Erwan Santoso mengaku ikut berduka atas kematian salah satu muridnya.
Bersama murid-murid lain, Ia ikut melayat dan berziarah ke makam SA.
"Kami ke rumah duka untuk berbela sungkawa dan menyampaikan santunan. Soal penyebab kematiannya bukan ranah kami," ujar Erwan.
Dikonfirmasi oleh Surya.co.id, Kapolsek AKP Karyoko menyatakan jika Ia sama sekali tidak menerima laporan terkait kematian mendadak SA.
"Keluarga tidak melapor ke polisi," kata Karyoko.
Melalui peristiwa tersebut, banyak pesan brodcast melalui pesan whatsappuntuk lebih berhati-hati menggunakan ponsel. (*)