Kritiki Kebijakan Sekolah, Guru Ini Malah Dituding Kurang Waras

Gurasta mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Riana Tambunan, Kepala Sekolah SD N 173540 matio Tobasa.

Kritiki Kebijakan Sekolah, Guru Ini Malah Dituding Kurang Waras
TRIBUN MEDAN/HO
Gurasta Panjaitan

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBASA - Dengan wajah murung Gurasta Panjaitan bercerita rindu bertemu anak didiknya di SD 17354 Matio Tobasa. Gurasta yang sehari-hari menjadi guru kelas ini sudah 4 bulan tidak mengajar di sekolah itu karena dinonjobkan.

"Sejak saya kritiki beberapa kebijakan, saya malah dikriminalisasi. Saya pun tak lagi diperkenankan mengajar di sekolah itu, "sebut Gurasta Panjaitan saat berbincang dengan Tribun di Balige, Sabtu (4/8/2018).

Gurasta mengatakan, persoalan itu bermula saat dirinya mengkritiki berbagai kebijakan yang dianggap menyebabkan keterpurukan pendidikan. Kritik tersebut berujung pada kriminalisasi dan dirinya didepag menjadi pembantu admistrasi di UPTD Pendidikan Tobasa, di Balige.

Adapun yang dikritiki Gurasta yakni, pemberian beasiswa yang tidak tepat sasaran. Ketidaklengkapan buku berdasarkan mata pelajaran yang seharusnya diikuti siswa.

Kemudian, ketidaktransparanan dana BOS. Lalu, guru bertsatus PNS tidak konsisten mengajar dan juga persoalan lain di sekolah tersebut. Serta adanya dugaan jual beli buku secara ilegal kepada siswa.

Atas kritikan yang disampaikannya, Gurasta merasa tidak ada perubahan di sekolah tempat dia mengajar. Malah dirinya mendapat perlakukan tidak baik.

Pada 2 Maret 2018, Gurasta mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Riana Tambunan, Kepala Sekolah SD N 173540 matio Tobasa. Dirinya mengaku diseret dari dalam kelas di hadapan anak didik.

"Saya diseret, dan setelah jatuh saya ditekan pada bagian bahu. Ikkon mate do ho (kau harus mati), "ujar perempuan 56 tahun ini menirukan ucapan Riana.

Menurut Gurasta, peristiwa itu terjadi ketika dirinya mempertanyakan legalitas oknum penjual buku asal Bandung di kelasnya. Perdebatan antara Gurasta dengan pedagang buku yang meminta setoran uang buku tersebut direspon Riana.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved