Siantar

Pungli Bedah Rumah Berkedok Administrasi, Dinas PRKP Lakukan Evaluasi

Warga yang memang masuk dalam kategori kurang mampu ini pun terpaksa mengikuti karena bisa terancam tak dapat bantuan.

Pungli Bedah Rumah Berkedok Administrasi, Dinas PRKP Lakukan Evaluasi
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Rumah yang sudah direnovasi dari program bantuan bedah rumah dari PRKP Siantar di Kelurahaan Tomuan, Minggu (5/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sebanyak 42 orang yang mendapatkan bantuan bedah rumah di Kelurahan Tomuan mengaku dipungut Rp 300 ribu oleh Sofa Sitepu kordinator yang mendata atau Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Warga yang memang masuk dalam kategori kurang mampu ini pun terpaksa mengikuti karena bisa terancam tak dapat bantuan.

Namun, Sofa Sitepu saat dihubungi via WhatsApp beralasan tidak tahu persoalan ini. Ia mengatakan tidak ada memungut sepeser pun dari program Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Siantar.

"Saya nggak perna memungut apapun dari bedah rumah,"katanya.

Sofa pun beralasan program tersebut wewenang PRKP dan Kodim.

"Maaf ngak ada sakut paut BKM dengan bedah rumah. Itu program Tarukim dan kodim dan data diminta dari kelurahan,"tambahnya.

Memanggapi hal ini, Kepala Dinas PRKP Renward Simanjuntak melalui penjabat pembuat komitmen Sahat Napitupulu mengatakan pendataan untuk warga penerima bantuan dilakukan oleh BKM. Pihaknya bekerja sama dengan anggota TNI untuk membangun rumah.

Sahat yang bertanggung jawab dalam program ini mengatakan miris dengan tindakan Sofa Sitepu yang tega melakukan pungli kepada warga kurang mampu dengan alasan biaya administrasi. Padahal, program tersebut sama sekali tidak ada memungut biaya.

"Itu murni untuk sosial. Tidak ada pungutan apa pun, tidak ada biaya administrasi. Makanya, nanti kita pilih orang lain saja lagi untuk pendataan,"ujarnya.

Sahat menjelaskan setiap rumah mendapatkan material bangunan senilai Rp 16 juta. Seperti diketahui bantuan itu diberikan kepada 109 rumah dengan tiga kelurahan yakni Tomuan, Banjar, dan Martoba.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved