Pemkab Deliserdang Bangga jadi Tuan Rumah HAI, Rencana Dihadiri Presiden Indonesia

Dia menyebut dalam minggu ini pihak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan melakukan peninjauan lapangan.

Pemkab Deliserdang Bangga jadi Tuan Rumah HAI, Rencana Dihadiri Presiden Indonesia
Istimewa
Jokowi berpose di samping display Jimny didampingi oleh Soebronto Laras, Komisaris PT suzuki Indomobil Motor (kedua dari kanan) dan Seiji Itayama(kedua dari kiri) , Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Sales. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Presiden RI, Joko Widodo direncanakan akan menghadiri acara Hari Aksara Internasional (HAI) yang dijadwalkan akan digelar di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara bulan September mendatang. Atas rencana ini Pemerintah Kabupaten Deliserdang pun sudah mulai melakukan berbagai persiapan.

Kadis Pendidikan Deliserdang, Wastiana Harahap menyebut kalau pelaksanaan HAI ini diagendakan dilaksanakan tanggal 6-8 September 2018. Ia menyebut dalam minggu ini pihak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan melakukan peninjauan lapangan.

"Jadi minggu-minggu ini Paspampres akan datang. Katanya mau meninjau lokasi. Kalau waktu pastinya saya belum tau kapan Paspampres mau datang cuma yang jelas infonya minggu ini juga," kata Wastiana Harahap yang ditemui di kantor Bupati Senin, (6/8/2018).

Pemkab sendiri berencana untuk memusatkan pelaksanaan peringatan HAI ini di lapangan alun-alun Pemkab. Disebut kalau acara ini merupakan suatu kebanggan bagi Pemkab Deliserdang.

" Jadi nanti juga akan diikuti oleh 35 stand nasional. Kita juga akan siapkan stand daerah,"kata Wastiana. 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berupaya dan berkomitmen dalam penutasan penduduk Buta Aksara.

Baca: Viral Video Turis dan Warga Berlarian saat Gempa 7.0 pada SR Mengguncang terasa hingga ke Bali

Baca: Gempa Lombok Tewaskan 82 Orang, Ribuan Warga Mengungsi, Lihat Videonya

Capaian tahun 2016 berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, penduduk Indonesia yang telah berhasil diberaksarakan mencapai 97,93 persen, atau tinggal sekitar 2,07 persen (3,4 juta orang).

Baca: Inilah Dukun Biadap yang Meculik dan Menyekap Hasmi Selama 15 Tahun

Baca: Viral, Pria yang Mengaku Baru Keluar dari Penjara Ini Aniaya Orang dan Sebarkan Videonya

”Indonesia telah membuktikan keberhasilan dengan mencapai prestasi melebihi target Pendidikan untuk Semua (PUS) Dakar, 23 provinsi sudah berada di bawah angka nasional masyarakat buta aksaranya,” demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirjen PAUD dan Dikmas) Harris Iskandar, dalam acara Press Briefing, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Rabu (06/09/2017).

Baca: Sebagian Besar Korban Gempa Lombok Meninggal karena Tertimpa Reruntuhan Bangunan

Baca: Rasakan Gempa saat Liburan di Bali, Jhon Legend dan Istrinya Keluar Hotel Sambil Gendong Anak

Baca: Hari yang Tepat Buat Libra untuk Bergembira, Banyak Kejutan yang Menghampirimu

Untuk mewujudkan komitmen pemerintah dan mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap penuntasan buta aksara, Kemendikbud memperingati Hari Aksara Internasional yang telah digagas oleh UNESCO dalam konferensi para menteri pendidikan tentang Pemberantasan Buta Huruf, di Teheran, Iran, pada tanggal 8 -19 September 1965.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved