Sadis, Sintua HKBP Disekap dan Kepalanya Dikampak Kawanan Rampok, Lepaskan Ikatan Tali Pakai Gigi

pelayan gereja HKBP Bahkapul korban penyekapan oleh lima kawanan perampok mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tiara.

Sadis, Sintua HKBP Disekap dan Kepalanya Dikampak Kawanan Rampok, Lepaskan Ikatan Tali Pakai Gigi
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Lohot Sitanggang mendapatkan perawatan medis di RS Tiara Siantar, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Lohot Sitanggang (60) Sintua atau pelayan gereja HKBP Bahkapul korban penyekapan oleh lima kawanan perampok mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tiara, Kota Siantar.

Pantauan tribun-medan.com, Lohot Sitanggang perawat mengenakan perban di bagian kepala. Ia juga menggunakan infus di ruang Merpati.

Kepada tribun-medan.com, Lohot menceritakan kronologis kejadian sebenarnya. Sekitar pukul 04.00 WIB Selasa (7/8/2018), Lohot dan istrinya Mery Sinaga sebenarnya mendengar suara mobil ke arah rumahnya.

Kawanan perampok yang datang dengan memakai Avanza hitam dan mengenakan penutup wajah dengan membawa linggis.

Lohot mengetahui perampok mencoba mencongkel bagian samping rumahnya. Ia pun menahan pintu itu.

"Karena mereka sangat ramai, saya tak kuat menahannya. Terjatuhlah saya ke lantai," ujarnya semmbari menahan nyeri di kepala.

Saat terjatuh dan melihat satu perampok membawa kampak, Lohot mencoba merangkul agar tak meyambitnya.

Namun, kampak tersebut melesat mengenai sedikit bagian kepalanya.

"Kepala saya ini terkena kampak. Mereka ada juga membawa kampak. Takut saya mereka menghantam kampak itu, maka saya coba peluk," katanya.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved