Waldiansyah Harahap Kirim Uang Hasil Jualan Sabusabu Lewat Rekening Bank

Kasat Narkoba Tapanuli Selatan AKP Zulfikar, memeroleh informasi bahwa gudang panglong tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

Waldiansyah Harahap Kirim Uang Hasil Jualan Sabusabu Lewat Rekening Bank
Tribun Medan / Nanda F. Batubara
Pengedar sabusabu Waldiansyah Harahap (23) diamankan karena memiliki dan menyimpan sabu untuk dijual. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI SELATAN - Petugas Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan menangkap seorang terduga pengecer dan seorang penyalahguna narkoba jenis sabu di dalam suatu gudang panglong yang berada di Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, Senin (6/8/2018).

Kedua tersangka yakni Waldiansyah Harahap (23) dan Rudi Gultom (46).

Kasat Narkoba Tapanuli Selatan AKP Zulfikar, petugas memeroleh informasi dari masyarakat bahwa gudang panglong tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan dua orang laki-laki yang mencurigakan.

"Petugas yang melakukan penangkapan bertanya kepada kedua tersangka dimana menyimpan sabu, kemudian oleh tersangka WH mengambil satu buah dompet di atas meja yang jaraknya kira-kira lima meter dari tersangka duduk," kata Zulfikar.

Kecurigaan petugas terbukti benar. Di dalam dompet itu ditemukan sejumlah bungkusan yang diduga sabu. Tersangka Waldiansyah akhirnya mengakui barang haram itu miliknya.

Menurut Waldiansyah, sabu itu diperoleh dari seseorang yang bersama Husnul Amri Pakpahan sebanyak 10 gram seharga Rp 11 juta. Uang itu akan ditransfer Waldiansyah kepada Husnul setelah sabu habis terjual.

Baca: Ustad Abdul Somad (UAS) Blak-blakan Soal jadi Cawapres saat Ceramah di Sumut

Baca: Dulu Wanita Ini Dikenal Bupati Cantik, Namun saat Dipenjara KPK Begini Penampilannya, Seram!

Saat ini, petugas telah menetapkan Husnul dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Tersangka Waldiansyah membeli sabu untuk dijual kembali secara eceran," kata Zulfikar.

Baca: Temui Presiden Jokowi untuk Selamatkan Tanah Ulayat, Masyarakat Adat Bawa Kemenyan dan Kopi

Baca: Kasus Arnita Turnip Mahasiswi IPB Selesai, Ombudsman RI Serahkan Laporan Kepada Pemkab Simalungun

Sementara dari Rudi Gultom mengaku beli sabu dari Waldiansyah seharga Rp 600 ribu. Namun, Waldiansyah baru memeberinya paketan seharga Rp 100 ribu dan sudah habis dikonsumsinya.

Baca: Punya Harta Kekayaan Rp 4 Triliun, Ini Penampakan Kendaraan Aktor Bollywood Salman Khan

Baca: Marah Dibangunkan saat Sedang Istirahat, Anto Lempar Kepala Sofyan Pakai Botol

"Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Tapsel guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Zulfikar.

Berikut barang bukti yang diamankan petugas dompet yang di dalamnya terdapat satu bungkus plastik klip besar berisi delapan bungkus plastik klip yang diduga berisikan sabu seberat 6,12 Gram, plastik klip besar yang berisi 25 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 4,72 gram, plastik klip besar yang berisi 21 plastik klip kosong, ponsel putih dan uang Rp 600 ribu.

(nan/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved