Ringkus Kawanan Curanmor, Polisi Temukan Barang Bukti Sudah Tercincang

Barang bukti berupa mobil dua pick up L300 telah dalam keadaan terbongkar. Sementara dua unit sepeda motor masih dalam keadaan utuh.

Ringkus Kawanan Curanmor, Polisi Temukan Barang Bukti Sudah Tercincang
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Wakapolres Simalungun, Kompol Zulkarnain saat menggelar paparan di depan empat tersangka di Sat Lantas Polres Simalungun, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Polres Simalungun mengungkap jaringan pencurian sepeda motor dan mobil. Polisi mengamankan lima orang tersangka yang berperan sebagai pencuri dan penadah.

Barang bukti berupa mobil dua pick up L300 telah dalam keadaan terbongkar (terpisah atau dicincang). Sementara dua unit sepeda motor masih dalam keadaan utuh.

Petugas kepolisian melakukan pengejaran selama lima hari yakni mulai Senin (04/6/2018) hingga Rabu (18/7/2018).

Petugas berhasil meringkus tiga tersangka utama yakni Jimmy Susanto, Berry Klinton, dan Rahmadan Sahputra. Dan dua tersangka sebagai penadah yakni Sugeng dan Sugondo.

Penangkapan terhadap tersangka juga dilakukan di tiga daerah yakni Siantar, Simalungun, dan Provinsi Riau.

"Untuk pertama kali kami menangkap Jimmy dan Berry di Siantar. Ketika dilakukan pengembangan, petuas menangkap Sugeng sebagai penadah di Tanah Jawa,"ujar Wakapolres Simalungun, Kompol Zulkarnain saat menggelar paparan di depan empat tersangka di Sat Lantas Polres Simalungun, Rabu (8/8/2018).

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan untuk mengejar Rahmadan Syahputra di Duri Pekanbaru.

"Rahmadan alias Madan melarikan diri hingga ke Pekanbaru. Dari Madan lanjut kita melakukan pengembangan menangkap Sugondo sebagai penadah. Sugondo juga ditangkap di Riau," tambahnya seraya mengatakan tersangka yakni Rahmadan ditahan di Polres Siantar.

Dari penangkapan tersangka, polisi juga menyita satu unit avanza silver, mesin mobil, dan kunci yang digunakan untuk mencuri mobil.

"Terhadap tersangka utama dipersangkakan melanggar pasal 363 ancaman hukuman sembilan tahun. Terhadap penadah dikenakan pasal 480 dengan ancaman empat tahun,"pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved