Hendak Berkeluh Kesah kepada Bupati, Pedagang Pasar Galang Menunggu Duduk Lesehan

Meski hanya delapan orang namun kedatangan pedagang ini sempat membuat kaget Satpol PP yang menjaga keamanan.

Hendak Berkeluh Kesah kepada Bupati, Pedagang Pasar Galang Menunggu Duduk Lesehan
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Pedagang duduk lesehan di lantai Kantor Bupati Deliserdang, Jumat (10/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Pedagang yang sehari-hari berjualan di pasar Galang Kelurahan Galang Kota Kecamatan Galang mendatangi kantor Bupati Deliserdang, Jumat, (10/8/2018).

Mereka datang untuk menemui Bupati Ashari Tambunan dan menyampaikan keluh kesahnya. Meski hanya delapan orang namun kedatangan pedagang ini sempat membuat kaget Satpol PP yang menjaga keamanan.

Salah satu pedagang Mariana mengatakan kalau mereka tidak sependapat dengan adanya renovasi terhadap lapak-lapak dagangan mereka. Disebut kalau renovasi akan membuat lapak usaha mereka menjadi semakin kecil. Meski diakui akan dibuat lebih bagus karena akan dibuat permanen namun ukurannya yang menjadi persoalan mereka.

"Mau dibuat 2 x 1 meter jadinya. Ya kecil kali lapaknya jadinya cemana mau jualan. Saya pedagang ayam potong kekecilan lah kurasa. Sudah seminggu ini mau direhab pasar itu tapi kami sekali pun tidak pernah dilibatkan. Tidak pernah diajak cerita, harusnya kami jugakan dipanggil," ujar Mariana Barus.

Meski disadari pasar tempat mereka mengais rezeki ini adalah pasar yang dikelola Pemkab namun demikian pedagang menyebut kalau ada tapak-tapak dagangan yang sudah milik pribadi. Disebut kalau pada tahun 2002 pernah terjadi kebakaran di pasar tersebut dan saat itu tidak kemudian langsung dibangun oleh Pemda. Pada tahun 2003 beberapa lapak pun diperjual belikan kepada pedagang karena yang membangun ulang adalah orang-orang tertentu bukan Pemerintah Kabupaten.

"Ya kami mana mau dirubah-rubah bentuk lapak kami. Kami beli dulu lapak-lapak itu. Ada yang harganya Rp 7,5 juta sampai Rp 20 juta. Ada kwitansi jual belinya sama kami. Ini kami masih sedikit yang datang hari Selasa depan mau lebih ramai lagi kami datang ke kantor Bupati ini. Ini masih perwakilan dulu ini, karena kami tidak pernah dilibatkan untuk direhab pasar itu, enggak pernah kami dipanggil,"kata Umar Barus pedagang lainnya.

Selain ingin mengadu ke Bupati saat itu mereka juga sempat mencari-cari Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Ramlan Refis. Mereka datang ke kantor Bupati karena saat mendatangi kantor Disperindag ada pegawai yang menyebutkan Ramlan Refis ada di kantor Bupati.

Karena terlalu lama menunggu Bupati yang sedang menghadiri acara di dalam ruang aula dan juga tidak ada melihat Kadis selanjutnya para pedagang pun kembali pulang. Namun sebelumnya mereka sempat duduk lesehan di area kantor Bupati.

Camat Galang, Ismail yang dikonfirmasi berjanji kalau dirinya dalam waktu dekat akan memfasilitasi pertemuan antara pedagang dengan pengelola pasar.Ia menyebut renovasi pasar dilakukan agar bisa dapat menampung jumlah pedagang lagi. Karena sekarang ini disebut jumlah pedagang makin banyak.

"Dibangun sekarang ini untuk menambah kios. Supaya ditata lagi aja. Nantilah kita pertemukan mereka," kata Ismail.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help