Tiga Orang Ini Terjerat Pasal Pencurian, Nekat Ambil Motor Barang Bukti tanpa Persetujuan Polisi

Pelapor melihat di dalam bak pikap ada satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam biru, yang merupakan barang bukti kecelakaan lalu lintas.

Tiga Orang Ini Terjerat Pasal Pencurian, Nekat Ambil Motor Barang Bukti tanpa Persetujuan Polisi
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Tiga pelaku yang dikenakan pasal pencurian barang bukti sepeda motor di Pos Lantas Sunggal. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ada-ada saja tingkah tiga kawanan pencuri sepeda motor ini. Mereka nekat mencuri sepeda motor barang bukti di Polsek Sunggal.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi menjelaskan,  pada Senin (6/8/2018) sekitar Pukul 21.00 WIB, Agus Rumapea (33) yang beralamat di Aspol Polsek Sunggal Jalan TB Simatupang No 240 Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal sebagai pelapor keluar dari Pos Lantas Diski untuk mencari makan di sekitar Jalan Binjai yang tidak jauh dari Pos Lantas Diski.

Tak lama kemudian pelapor mendapat telepon dari senior pelapor sesama Polisi Lalu Lintas Polsek Sunggal bagian Kecelakaan yang memberitahukan bahwa ada yang mencuri barang bukti dari halaman belakang Pos Lantas berupa satu unit sepeda motor.

Pelapor langsung kembali ke Pos Lantas Diski dan melihat sebuah pikap yang mau keluar dari Pos Lantas Diski, kemudian pelapor pun menyuruh sopir pikap untuk mundur ke dalam halaman Pos Lantas Diski.

Pelapor melihat di dalam bak pikap ada satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam biru, yang merupakan barang bukti kecelakaan lalu lintas.

"Pelapor menanyai sopir pikap dan sopir mengaku membawa sepeda motor itu karena perintah dari temannya bernama Bahtra Sembiring yang menerangkan sepeda motor diangkat karena sebelumnya Jhon Ginting alias Bolang meminjam uang sebesar Rp 700 ribu," kata Yasir, Jumat (10/8/2018)

Yasir menjelaskan, Bahtera kemudian memberikan pelapor sepeda motor sebagai ganti uang yang pelapor berikan kepada Bolang. Pelapor menemukan uang sebesar Rp 700 ribu yang diakuinya baru diterimanya dari Bahtra.

"Pelaku Bahtra, Bolang dan Muhammad Faisal sopir pikap beserta barang bukti diamankan ke Polsek Sunggal," ujarnya

Masih kata Yasir, dari para tersangka diamankan barang bukti satu unit mobil pikap warna Hitam No Pol BK 8578 J, satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 Warna Hitam Biru No.Pol BK 6126 AFG dan uang tunai Sebesar Rp Rp 700 ribu.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 4e KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," pungkas Yasir.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help