Pilpres 2019

Jika Bakal Capres-cawapres Gagal Tes Kesehatan? Tak Banyak yang Tahu, KPU Akan Lakukan Hal Ini

Apa yang terjadi jika satu di antara bakal calon presiden dan calon wakil presiden dinyatakan gagal dalam tes kesehatan?

Jika Bakal Capres-cawapres Gagal Tes Kesehatan? Tak Banyak yang Tahu, KPU Akan Lakukan Hal Ini
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Dari kiri ke kanan: Sekretaris Jenderal PB IDI Dr Moh Adib Khumaidi SpOT, Direktur RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto SpRad, Ketua Umum PB IDI Prof Dr Ilham Oetama Marsis Sp.G(K), Wakil Ketua Umum IDI Dr Daeng M Faqih SH MH, dan Ketua Tim pelaksana Penilaian Kemampuan Jasmani dan Rohani Dr Astronias Bakti Awusi SpPK MKes. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Usai mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bakal Capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengikuti proses tes kesehatan.

Untuk kedua pasangan yang akan bertarung pada Pilpres 2019, menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin mendapat giliran terlebih dahulu untuk diperiksa kondisi kesehatan jasmani dan rohaninya pada Minggu (12/8/2018).

Sedangkan penantangnya dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, baru akan menjalani pemeriksaan kesehatan pada keesokan harinya, Senin (13/8/2018).

Baca: CPNS 2018 - Bocoran BKD Jumlah Pegawai yang Dibutuhkan se-Sumut, Beda Tes 2017 dan Tahun Ini

Kesimpulan berupa calon mampu atau tidak mampu secara jasmani dan rohani, positif atau negatif penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) paling lambat dua hari sejak selesainya pemeriksaan.  

"Namun tim berkomitmen untuk sesegera mungkin menyerahkan kepada KPU, setelah melalui rapat pleno tim. Diharapkan pemeriksaan dapat berjalan lancar dan hasilnya dapat segera disampaikan oleh tim kepada KPU. Kewenangan menyampaikan hasil keputusan selanjutnya menjadi kewenangan KPU RI," tutur Ketua PB IDI dokter Ilham Oetama Marsis.

Ketua KPU Arief Budiman tidak mau berandai-andai ketika ditanya tentang kemungkinan gagalnya salah satu di antara pasangan bakal capres dan cawapres dalam tes kesehatan tersebut.

Jika memang ada yang perlu diperbaiki, katanya, maka KPU memberi waktu pasangan bakal capres-cawapres untuk melakukan perbaikan hingga penetapan pada 20 September 2019.

Baca: Andi Arief Bocorkan 4 Nama soal Mahar 500 M ke PKS-PAN, hingga Tudingan Ahmad Dhani

"Nanti aja itu, jangan bicara hasilnya dulu, nanti aja. Nanti yang menjelaskan tentang kesehatan biar tim pemeriksa saja, karena mereka yang tahu lebih detail apa saja yang diperiksa untuk masing-masing item itu berapa lama durasi pemeriksaannya, itu kami percayakan sepenuhnya pada pihak rumah sakit," papar Ketua KPU Arief Budiman.

KPU telah mengatur tentang pemeriksaan kesehatan bakal capres dan cawapres tersebut dalam Peraturan Nomor 22 Tahun 2018.

Dalam pasal 24 dijelaskan, pasangan bakal capres-cawapres yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (termasuk dokumen hasil tes kesehatan), maka parpol dan atau koalisinya dapat mengusulkan calon pengganti.

Baca: CPNS 2018 - Bocoran BKD Jumlah Pegawai yang Dibutuhkan se-Sumut, Beda Tes 2017 dan Tahun Ini

(1) Dalam hal berdasarkan hasil verifikasi dokumen perbaikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 Bakal Pasangan Calon dinyatakan tidak memenuhi syarat, KPU meminta kepada Partai Politik atau Gabungan Partai Politik pengusul untuk mengusulkan Bakal Pasangan Calon baru sebagai pengganti.

(2) Pengusulan Bakal Pasangan Calon pengganti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lama 14 (empat belas) Hari sejak surat permintaan dari KPU diterima oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik.

(3) KPU melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan kebenaran dokumen persyaratan administrasi Bakal Pasangan Calon pengganti sebagaimana dimaksud pada ayat (2), paling lama 4 (empat) Hari setelah diterimanya surat pengusulan Bakal Pasangan Calon pengganti. (*)

Baca: 4 Penyebab Lemak Perut Sudah Hilang, Mulai dari Salah Olahraga hingga Makanan

TAUTAN: Ini yang Terjadi Jika Salah Satu Pasangan Bakal Capres-Cawapres Gagal Tes Kesehatan

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help