BPJS Setop Layanan Operasi Katarak, Persalinan, dan Rehabilitasi Medik, Pasien Rumah Sakit Menurun

Suasana di Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, lengang

BPJS Setop Layanan Operasi Katarak, Persalinan, dan Rehabilitasi Medik, Pasien Rumah Sakit Menurun
ilustrasi
BPJS 

TRIBUN-MEDAN.com-Suasana di Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, lengang. Tidak banyak pasien dan juga keluarga pasien berada di tempat ini. Jumlah pasien bisa dihitung jari.

Padahal saat Tribun Medan/www.tribun-medan.com datang, hari belum beranjak siang. Waktu keramaian puncak pada umumnya rumah sakit milik pemerintah.

Kelengangan serupa juga Tribun temui di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Pirngadi Medan dan RSU Daerah (RSUD) Deliserdang di Lubukpakam.

Di instalasi medik RSUD Lubukpakam, ruangan kosong melompong. Tidak ada pasien satu orangpun.

Kenapa? Seorang staf medis RSUD Deliserdang yang tidak ingin namanya disebut, mengatakan penurunan jumlah pasien yang drastis disebabkan oleh pemberlakuan aturan baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Terhitung sejak 21 Juli 2018, BPJS Kesehaan mengeluarkan dan memberlakukan aturan baru terkait pelayanan katarak, persalinan ibu dengan bayi lahir sehat, dan rehabilitasi medik.

Untuk katarak, BPJS Kesehatan hanya mau membiayai pasien dengan gangguan penglihatan yang masuk kategori sedang.

Jika gangguan penglihatan masih digolongkan ringan, maka operasi katarak tidak ditanggulangi BPJS Kesehatan.

Perubahan layanan juga diberlakukan untuk persalinan ibu dengan bayi lahir sehat, di mana hanya biaya kesehatan ibu yang dijamin. Tidak bagi anak, termasuk di dalamnya biaya dokter anak.

Sedangkan untuk layanan rehabilitasi medik, fisioterapi dibatasi hanya dua kali selama satu pekan. Itupun dengan catatan rumah sakit mesti memiliki spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi (SpKFR). Jika tidak, rumah sakit tidak bisa mengajukan klaim ke BPJS Kesehatan.

Petugas rumah sakit membantu pasien untuk rehabilitasi medik atau pelayanan kesehatan terhadap gangguan fisik di RSUD Pirngadi Medan, Rabu (8/8). RSUD Pirngadi memberikan fasilitas dan panduan intervensi medik, keterapian fisik dan atau rehabilitatif untuk mencapai kemampuan fungsi yang optimal.
Petugas rumah sakit membantu pasien untuk rehabilitasi medik atau pelayanan kesehatan terhadap gangguan fisik di RSUD Pirngadi Medan, Rabu (8/8). RSUD Pirngadi memberikan fasilitas dan panduan intervensi medik, keterapian fisik dan atau rehabilitatif untuk mencapai kemampuan fungsi yang optimal. (Tribun Medan)
Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved