Pilpres 2019

Ratna Sarumpaet Mencecar Maruf Amin, Ketua DPW PKB: Seharusnya Adu Program bukan Umbar Aib

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa menyayangkan pernyataan seniman Ratna Sarumpaet yang menyerang Maruf Amin

Ratna Sarumpaet Mencecar Maruf Amin, Ketua DPW PKB: Seharusnya Adu Program bukan Umbar Aib
Ist
Maruf Amin dan Ratna Sarumpaet. (Ist) 

"Seharusnya kontestasi pilpres diisi dengan adu program bukan malah mengumbar aib. Pernyataan Ratna Sarumpaet yang beredar di media sosial itu sangat tidak bagus untuk pembelajaran politik," 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad, menyayangkan pernyataan seniman Ratna Sarumpaet yang menyerang bakal Calon Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin.

Azhar mengajak semua pihak terutama tim sukses pasangan calon Presiden dan Wapres 2019-2024 mengedepankan adu gagasan dibanding mencari kekurangan lawan politiknya.

"Seharusnya kontestasi pilpres diisi dengan adu program bukan malah mengumbar aib. Pernyataan Ratna Sarumpaet yang beredar di media sosial itu sangat tidak bagus untuk pembelajaran politik," kata Azhar, Minggu (12/8/2018).

Baca: Menilik Potret Cantiknya Via Vallen saat Saksikan Laga Final Piala AFF U-16

Baca: Mengulik 10 Fakta tentang Isabela Moner, Pemeran Dora The Explorer Di Film Layar Lebar

Baca: Menyasar Tudingan Mahar Politik Rp 500 Miliar, Rustam Ibrahim Beri Saran Menohok pada Andi Arief

Baca: Mengulik 5 Fakta Mengenai Momo Challenge yang Sedang Viral dan Bisa Sebabkan Kematian

Baca: Umumkan Jadian, Jessica Iskandar Sebut Sosok Ini yang Jadi Mak Comblangnya dengan Richard Kyle

Baca: Idul Adha, Beginilah Hukum Berkurban untuk Orang yang Telah Meninggal Dunia

Baca: Terkuak Motif Yenik Sofariana Buang Bayinya dan Bersandiwara, Tonton Videonya

 

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad (Abdul aziz/tribun-timur.com)

Azhar meminta seluruh kader PKB dan kader Nadhliyyin tidak terprovokasi dengan pernyataan Ratna.

Melansir tribunjakarta.com, aktivis sekaligus seniman Ratna Sarumpaet mengomentari soal Jokowi yang resmi memilih KH Ma'ruf Amin menjadi cawapres.

Dilansir dari laman Twitternya pada Jumat (10/8/2018), Ratna memposting potret Jokowi bersama KH Ma'ruf Amin.

Tak lupa, ia menuliskan sebuah kepsyen dalam postingannya tersebut.

Baca: Pamer Penginapannya di Yunani, Tasya Kamila Mengaku Vilanya Terlalu Besar untuk Mereka Berdua

Baca: Bernostalgia dengan Masa Lalu, Ini Dia 5 Handphone Jadul yang Pernah Jadi Idola di Zamannya

Baca: Indra J Piliang Bereaksi soal Jenderal Kardus, Berikan Data TPS dan Anggaran yang Digunakan

Baca: Viral, Foto-foto Pernikahan Beda Usia 30 Tahun di Sulawesi, Sang Kakek Beri Mahar Rp 1 Miliar

Baca: Tanpa Perawatan Dokter, Anda Bisa Kurangi Bintik Hitam di Wajah dengan 4 Bahan Sederhana Ini

Baca: Hotman Paris Terpaksa Tinggalkan Syahrini demi Hadiri Launching Produk Gibran Putra Jokowi

Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet (KOMPAS.COM)
"Kasihan sekali bangsa ini," kata Ratna.
Tak hanya itu, dalam postingan selanjutnya, Ratna Sarumpaet kembali memposting potret KH Ma'ruf Amin dan sebuah berita.

Didalam tangkap layar itu, tertulis judul berita mengenai Fatwa MUI terkait seorang pemimpin.

"Perlu Disebarkan, Fatwa MUI: Pemimpin Ingkar Janji Boleh Tak Ditaati dan Jangan Dipilih Kembali," tulis judul berita yang diposting Ratna Sarumpaet.

Baca: Al Ghazali Masuk Rumah Sakit, Republik Cinta Management Bantah Kabar Overdosis yang Beredar

Baca: Prabowo-Sandiaga Uno Menang Telak di Polling Twitter, Faizal Assegaf Sebut Ada Mobilisasi Voting

Baca: Ratna Sarumpaet Sebut Kiai Maruf Amin Sudah Uzur dan Sakit, Politisi PDI:Serangan yang Keji

Baca: Partai Gerindra Akhirnya Wanti-wanti Wakil Sekjen Partai Demokrat soal Mahar Politik Rp 500 Miliar

Baca: Menilik Rumah Mewah Sandiaga Uno, Cawapres Prabowo yang Disebut-sebut Beri Mahar Rp 500 M

Baca: Via Vallen Kembali Aktifkan Akun Instagram, Begini Postingan Pertamanya

Ratna mengatakan, politik itu boleh apa aja.

"Boleh lupa, boleh bohong, boleh munafik," paparnya.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help