Paskibra Siantar Keroyok Sopir Angkot, Polres Belum Tetapkan Tersangka

Polres Siantar masih memanggil tiga orang saksi atas pengeroyokan yang terjadi di Jalan Sutomo, Kota Siantar bulan lalu.

Paskibra Siantar Keroyok Sopir Angkot, Polres Belum Tetapkan Tersangka
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Anggota Paskibra Siantar saat latihan di Jalan Protokol Siantar, Rabu (15/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommu Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sebanyak 62 orang Paskibra telah dilantik oleh Wakil Wali Kota Siantar Togar Sitorus untuk menjadi pengibar bendera pada 17 Agustus di Lapangan Adam Malik, Siantar.

Adapun dari 62 anggota Paskibra itu yakni 32 perempuan dan 30 laki-laki.

Sementara di balik persiapan Paskibra untuk upacara kemerdekaan 17 Agustus, kasus pengeroyokan yang dilakukan Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) Siantar terhadap Jodesman Silalahi belum ada perkembangan penetapan tersangka.

Teranyar, Polres Siantar masih memanggil tiga orang saksi atas pengeroyokan yang terjadi di Jalan Sutomo, Kota Siantar bulan lalu.

Jodesman Silalahi (25) korban pengeroyokan berharap seluruh anggota Paskibra yang memukul dan memijaknya meminta maaf di depan polisi dan media. Jodesman mengatakan pengurus Paskibra Siantar menemuinya kemarin. Tujuan pengurus tersebut meminta maaf padanya.

"Kemarin kami ketemu. Mereka minta damai lah. Tapi saya maunya pelakunya yang minta maaf sama saya di depan polisi dan wartawan. Buka pengurus,"ujarnya, Rabu (15/8/2018).

Jodesman mengatakan belum mendapatkan kabar perkembangan tentang kasus yang dialaminya.

"Belum ada. Terakhir seminggu lalu lah. Saya dipanggil sebagai saksi. Itu saja,"tambahnya.

Sementara, Kapolres Siantar AKBP Doddy Hermawan mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Ia mengatakan agar persoalan ini ditanyakan ke Kasat Reskrim.

"Masih dalam penyelidikan. Sudah tanya sama Kasat? Saya gak begitu tahu semua, karena banyak kasus,"katanya saat ditemui di Mapolres Siantar.

Seperti diektahui, sebanyak 10 orang anggota Paskibra Siantar mengkeroyok Jodesman Silalahi supir angkot Baringin Jaya di Jalan Sutomo, Sabtu (28/7/2018) lalu. Paskibra yang baru pulang latihan rutin emosi melihat kondisi lalu-lintas dalam keadaan macet.

Puluhan anggota Paskibra yang mengenakan kaus putih dan baju loreng dengan celana training lansung menampar dan memijak Jodesman di badan jalan. Sikap arogan Paskibra pun mendapatkan hujatan dari warga yang melihat.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved