Pengacara Walhi Kecewa Pemerintah Sumut Tidak Hadiri Sidang Gugatan PLTA Batang Toru

Izin lingkungan yang dimaksud pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batang Toru milik PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE)

Pengacara Walhi Kecewa Pemerintah Sumut Tidak Hadiri Sidang Gugatan PLTA Batang Toru
Tribun Medan/Satia
Walhi Sumut dan perwakilan 36 pengacara diwakili Suryadinata, ditemui di halaman PTUN Sumut, Kamis (16/8/2018).(Satia). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN- Yayasan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan 36 pengacara mengaku kecewa saat mengikuti sidang pertama.

Sidang kali ini beragendakan gugutan kepada pemerintah Provinsi Sumatera khususnya Gubernur, terkait izin lingkungan yang dikeluarkan.

Izin lingkungan yang dimaksud adalah, izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batang Toru milik PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE). Walhi dan 36 pengacara menganggap bahwa dampak dari pembangunan tersebut akan merusak lingkungan.

Lingkungan yang dimaksud adalah, tempat tinggal para flora dan fauna langkah. Di antaranya ada satwa yang dilindungi bukan hanya Indonesia bahkan dunia, yaitu orangutan Tapanuli.

Mereka menganggap bila pembangunan terealisasikan makan kerusakan lingkungan akan timbul. Tindak hanya Satwa dan tumbuhan, bahkan manusia juga akan terkenal imbasnya.

Mayoritas, kehidupan masyarakat di area PLTA tersebut, adalah bercocok tanam yang memanfaatkan lingkungan. Permasalahan yang perusahaan tersebut lakukan adalah, dengan cara membendung air sungai yang mengalir sama 18 jam setiap harinya.

Warga Heboh Lihat Mayat Sujud di Trotoar, Ditemukan Benda Ini di Sekitar Tubuhnya

Kejutan Ahok 16 Agustus 2018 Ditunggu-tunggu, hingga Tim BTP Bocorkan lewat Medsos

 Viral Dugaan Ajaran Sesat Kelompok Ubur-ubur, Doa Aneh Mau Bobol Bank hingga MUI Bereaksi

Apabila membendung ini terjadi, akan banyak kerusakan lingkungan dan masyarakat merasa dirugikan. Kerugian pertama yang timbul antara lain, yaitu daerah tersebut akan mudah terjadi bencana alam, seperti banjir bahkan lebih parahnya gempa dan longsor bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kabar Baik, 12 Ribu Warga Binaan di Sumut Dapat Remisi Kemerdekaan Republik Indonesia

Baca: Sediakan Lapak Dugem dan S3ks Bebas Anak di Bawah Umur, Pemilik Ice Cream Garden jadi Tersangka

Salah satu dari perwakilan 36 pengacara yang mendampingi Walhi Sumut Suyadinata mengatakan, mengaku kecewa lantaran tergugat tidak hadir pada persidangan pertama ini.

Wali Kota Sibolga Pastikan Hadiri Pengibaran Bendera dari Bawah Laut

Band Asal Medan Ini Dipilih Iringi Maria dan Regina Idol , Mimpi Kolaborasi Bareng Iwan Fals

"Kami merasa kecewa dengan pemerintah khususnya Gubernur Sumut, kenapa dirinya tidak hadir dalam persidangan ini. Padahal izin yang dikeluarkan berdasarkan tandatangan beliau," ucap Suryadi atau kepada Tribun Medan, di halaman Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Kamis (16/8/2018).

Kadis Pendidikan Senang Koordinator UPTD Ditangkap, Sebut Kepala Sekolah Korban Pemerasan 

 Martin Belum Mampu Cetak Gol, Pelatih PSMS Peter Butler Sebut Tunggu Ini

Polisi Tetapkan Koordinator UPTD Kutambaru Tersangka Pemerasan 

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help