Isak Tangis Keluarga Pecah, Mantan Kepala Desa Helvetia Jadi Korban Bus Masuk Jurang di Tobasa

Isak tangis terdengar di rumah duka salah satu korban kecelakaan lalulintas di Jembatan Sipege pege

Isak Tangis Keluarga Pecah, Mantan Kepala Desa Helvetia Jadi Korban Bus Masuk Jurang di Tobasa
Rumah duka korban bus, Petrus Sinurat, dipadati kerabat dan sanak famili, Minggu (19/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Isak tangis terdengar di rumah duka salah satu korban kecelakaan lalulintas di Jembatan Sipege pege, Desa Lumban Rao, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir(Tobasa) pada Sabtu (18/8/2018) kemarin.

Salah seorang korban meninggal dunia yakni Petrus M Sinurat (50), ia dikenal sebagai Mantan Kepala Desa Helvetia Kecamatan Sunggal. Selain itu, korban juga maju sebagai Caleg DPRD Deliserdang nomor urut 5 dari Partai PDI Perjuangan.

Jenazahnya Petrus M Sinurat, tiba di rumah duka, Minggu (19/8/2018) pagi. Isak tangis dari kerabat dan sanak famili menggambarkan suasana rumah duka.

Salah seorang keluarga korban ketika ditemui di rumah duka Jalan Balai Desa Gang Sinurat Desa Helvetia Kecamatan Sunggal, Robinson Sinurat mengatakan, korban bersama puluhan anggota STM Saroha berangkat menaiki 4 bus dari Medan menuju Tobasa untuk menghadiri pesta adat pernikahan.

"Mereka berangkat dari Medan pada Jumat (17/8/2018) sekitar pukul 23.00 WIB. Rombongan dari STM Saroha untuk menghadiri acara pesta mengadati. Rombongan menyewa empat bus KUPJ," ujarnya, Minggu (19/8/2018).

Di mana tiga bus masing-masing berjumlah 16 penumpang, sambung Robinson, namun satu bus yang terperosok mengangkut 35 orang di mana ada dewasa dan anak-anak.

"Kalau firasat, tidak ada hal buruk atau apalah saat mereka berangkat. Namun dapat kabar pada Sabtu (18/8/2018) pagi bahwa bus yang ditumpangi bapa Uda mendapat musibah yakni kecelakaan," kata Robinson.

Jenazah tiba dirumah duka, Minggu (19/8/2018) sekitar pukul 07.00 WIB, di Jalan Balai Desa. Jenazah direncanakan akan dikebumikan Selasa (21/8/2018) mendatang.

Untuk warga Jalan Balai Desa sendiri, informasi yang dihimpun, menjadi korban sekitar lima orang.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved