Hak Angket Pemakzulan Hefriansyah Noor Kandas, GPSMH: Wajah DPRD Siantar Tercoreng

Maka, ia mengimbau masyarakat untuk lebih selektif memilih anggota DPRD Siantar.

Hak Angket Pemakzulan Hefriansyah Noor Kandas, GPSMH: Wajah DPRD Siantar Tercoreng
Ketua aksi Poltak Sinaga berdiri di atas meja ruang rapat Pansus Hak Angket DPRD Siantar, Rabu (25/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sekretaris Gerakan Presidium Sapangambei Manoktok Hitei (GPSMH) Hermanto Sipayung menyebutkan anggota dewan telah mencoreng wajah Kota Siantar.

Menurut Hermanto, ini pertama kali terjadi rapat paripurna ditutup karena tidak kuorum. Karena, tanpa adanya hasil keputusan.

GPSMH satu dari 11 organisasi yang melaporkan Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor menila DPRD Siantar tidak bertanggung jawab karena tidak menjalankan amanah rakyat.

Maka, ia mengimbau masyarakat untuk lebih selektif memilih anggota DPRD Siantar.

"Ini pertama kali di Indonesia paripurna ditutup enggak ada hasil karena enggak kuorum. ini wajah Siantar tercoret besar," ujarnya via seluler, Senin (20/8/2018).

Semestinya, kata Herman, Badan Musyawarah (Banmus) yang terdiri dari pimpinan fraksi dan dewan bisa memutuskan paripurna jika kondisi terus tidak kuorum atau jumlah kehadiran dewan minim. Pihaknya mengaku tengah mengkaji keputusan tersebut.

"Sebagai catatan kita nanti, siapa yang gak hadir. kami akan pelajari dulu. Kami akan kirim surat ke Ketua DPRD untuk meminta hasil keputusan Panitia Hak Angket,"tambahnya seraya masih menahan aksi.

Sebelumnya, rapat paripurna pembacaan kesimpulan Panitia Angket tentang dugaan penistaan Suku Simalungun oleh Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor telah gugur.

Hasil kesimpulan yakni pencopotan/pemakzulan Hefriansyah Noor ditunda selama lima kali dua hari. Dari 30 dewan hanya 15 orang yang hadir. Kehadiran ini tidak memenuhi peraturan jumlah kuorum.

Seperti diketahui, selama setengah tahun massa GPSMH terus melakukan aksi unjuk rasa pencopotan Hefriansyah. Teranyar, massa menggeruduk dan menaiki meja DPRD Siantar.

Sebanyak 11 elemen organisasi melaporkan penistaan yang dilakukan Hefriansyah.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved