Pengedar Ekstasi Diciduk Polisi Saat Lagi Asyik Joget dengan Wanita Penghibur di Kafe

Rahmat Feri Hidayat (26) tak menyangka bakal terjaring razia gabungan polisi-TNI saat sedang bersantai

Pengedar Ekstasi Diciduk Polisi Saat Lagi Asyik Joget dengan Wanita Penghibur di Kafe
Rahmat Feri Hidayat (26), tersangka pengedar ekstasi yang diringkus saat razia pekat, Minggu (26/8/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. (TRIBUN MEDAN / HO) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Rahmat Feri Hidayat (26) tak menyangka bakal terjaring razia gabungan polisi-TNI saat sedang bersantai di sebuah kafe di Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (26/8/2018) dini hari.

Ia diciduk kala tengah asyik berjoget bersama wanita penghibur.

Sadar ada yang tak beres saat lantunan house music di lama kafe tiba-tiba berhenti, Hidayat buru-buru kabur.

Beruntung polisi sigap menangkap. Benar saja, saat digeledah, polisi menemukan sebungkus plastik bening berisi puluhan butir pil ekstasi darinya.

"Puluhan butir ekstasi itu diduga hendak dijual tersangka kepada pengunjung kafe," kata Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, Minggu (26/8/2018) petang.

Yasir menerangkan, pihaknya melaksanakan razia operasi Pekat (penyakit masyarakat), Minggu (26/8/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Razia ini melibatkan personel Polsek Sunggal, Koramil 07/Medan Tuntungan, serta satuan Sabhara, Reskrim, dan Res Narkoba Polrestabes Medan.

Personel gabungan menyisir lokasi kafe remang-remang, penginapan esek-esek, dan balap liar, mulai dari seputaran wilayah Medan Sunggal hingga ke kawasan Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang.

Alhasil, 50 botol minuman keras berkadar alkohol 40% tak berizin edar, beserta alat musik keyboard dan perangkat pengeras suaranya, disita.

Halaman
12
Penulis: Dohu Lase
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved